Kepuasaan kerja merupakan sikap positif terhadap pekerjaan
pada diri seseorang. Pada dasarnya kepuasaan kerja merupakan hal
yang bersifat individual. Setiap individu akan memiliki tingkat
kepuasan yang berbeda-beda seseuai dengan sistem nilai yang
berlaku pada dirinya. Biasanya orang akan merasa puas atas kerja
yang telah atau sedang dijalankan, apabila apa yang dikerjakan
dianggap telah memenuhi harapan, sesuai dengan tujuannya bekerja.
Apabila seseorang mendambakan sesuatu, berarti yang
bersangkutan memiliki suatu harapan dan dengan demikian
termotivasi untuk melakukan tindakan kearah pencapaian harapan
tersebut. Jika harapan tersebut terpenuhi, maka akan dirasakan
kepuasan. Kepuasan kerja menunjukkan kesesuaian antara harapan
seseorang yang timbul dan imbalan yang disediakan pekerjaan,
sehingga kepuasan kerja juga berkaitan erat dengan teori keadilan,
perjanjian psikologis dan motivasi (Robbins & Judge,2009).
Menurut church (1992) dalam Setyawan (2005) kepuasan
kerja adalah berbagai macam sikap yang dimiliki oleh pegawai .
dalam hal ini, yang dimakusud denga sikap tersebut adalah segala
hal yang berhubungan dengan pekerjaan seperti
pengawasan/supervise, gaji, kondisi kerja, pengalaman terhadap
kecakapan, penilaian kerja yang adil dan tidak merugikan, hubungan
social di dalam pekerjaan yang baik, penyelesaian yang cepat
terhadap keluhan dan perlakuan yang bak dari pimpinan terhadap
pegawai
