Setiap pegawai memiliki tolak ukur kepuasan kerja yang berbeda standar
kepuasannya. Adapun indikator kepuasan kerja menurut Robbins and Judge dalam
Puspitawati (2013:18), yaitu :
- Pekerjaan itu sendiri (work it self), yaitu merupakan sumber utama kepuasan
dimana pekerjaan tersebut memberikan tugas yang menarik, kesempatan untuk
belajar, kesempatan untuk menerima tanggung jawab dan kemajuan untuk
pegawai. - Gaji/ Upah (pay), yaitu merupakan faktor multidimensi dalam kepuasan kerja.
Sejumlah upah/ uang yang diterima pegawai menjadi penilaian untuk kepuasan,
dimana hal ini bisa dipandang sebagai hal yang dianggap pantas dan layak. - Promosi (promotion), yaitu kesempatan untuk berkembang secara intelektual
dan memperluas keahlian menjadi dasar perhatian penting untuk maju dalam
organisasi sehingga menciptakan kepuasan. - Pengawasan (supervision), yaitu merupakan kemampuan penyelia untuk
memberikan bantuan teknis dan dukungan perilaku. Pertama adalah berpusat
pada pegawai, diukur menurut tingkat dimana penyelia menggunakan
ketertarikan personal dan peduli pada pegawai. Kedua adalah iklim partisipasi
atau pengaruh dalam pengambilan keputusan yang dapat mempengaruhi
pekerjaan pegawai. - Rekan kerja (workers), yaitu rekan kerja yang kooperatif merupakan sumber
kepuasan kerja yang paling sederhana. Kelompok kerja, terutama tim yang
kompak bertindak sebagai sumber dukungan, kenyamanan, nasehat, dan
bantuan pada anggota individu
