Menurut (Naveen Kumar, 2022), Transformasi digital adalah proses
penggunaan teknologi untuk melibatkan pelanggan dengan lebih baik,
meningkatkan proses, dan memanfaatkan orang untuk hasil yang lebih baik.
Menurut (Vial, 2019), Transformasi digital adalah proses yang bertujuan
untuk meningkatkan entitas dengan memicu perubahan signifikan pada propertinya
melalui kombinasi teknologi informasi, komputasi, komunikasi, dan konektivitas.
Menurut (Barry Libert, 2016), Transformasi digital adalah perubahan yang
dibangun di atas fondasi teknologi digital, mengantarkan perubahan unik dalam
operasi bisnis, proses bisnis dan penciptaan nilai.
Menurut (Benjamin & Eliot, 1993), Transformasi digital adalah proses
sosiokultural dalam mengadaptasi perusahaan dengan bentuk organisasi baru dan
keahlian yang dibutuhkan agar tetap dapat bertahan dan relevan dalam lanskap
digital. Ini melampaui konsepsi sebelumnya seperti perubahan yang dimungkinkan
melalui teknologi informasi (TI).
Dari pengertian transformasi digital menurut beberapa para ahli dapat
disimpulkan bahwa transformasi digital adalah sebuah proses yang bertujuan untuk
meningkatkan entitas bisnis di mana perusahaan merespons perubahan yang terjadi
di lingkungan mereka dengan menggunakan teknologi digital untuk mengubah
proses penciptaan nilai mereka dengan menyelaraskan budaya, orang-orang yang
terlibat di dalam perusahaan, struktur organisasi yang jelas serta rincian dan
gambaran tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh karyawan di dalam setiap
divisinya.
