Faktor pendorong terjadinya transformasi digital menurut (Osmundsen,
2018), terdapat faktor-faktor yang dapat menyebabkan suatu perusahaan/organisasi
untuk melakukan transformasi digital antara lain,
- Perubahan regulasi.
Perubahan lanskap persaingan. - Pergesaran/perubahan ke bentuk digital dari industri.
- Perubahan perilaku dan harapan konsumen.
Sedangkan menurut ahli lain terdapat beberapa faktor dalam terjadinya
transformasi digital, seperti yang dijelaskan Berthold (2019) ada 5 hal mendasar
kenapa perusahaan/organisasi harus beralih ke transformasi digital, sebagai berikut: - Increasing customer demands, kebutuhan pelanggan yang cepat sekali
berubah menuntut kita untuk memikirkan kembali cara berjualan dan
melayani pelanggan. Menjadikan alasan Customer Centric yang dipilih. - Higher procurement competence, seiring dengan digitalisasi, proses
pengadaan Business to Business (B2B) telah berubah. Pelanggan
memperluas kompetensi pengadaan mereka. Sebagai contoh, penggunaan
Internet dan applications telah meningkat secara signifikan dalam fase
pengadaan informasi - Growing competition, pertumbuhan pemain digital baru, baik dalam industri
yang sejenis maupun industri yang tidak sejenis semakin membuat
kompetisi semakin ketat - Fast pace, meningkatnya persaingan menyebabkan variasi dan
kompleksitas produk yang lebih besar sedangkan siklus hidup produk
menjadi lebih pendek pada saat bersamaan. Tuntutan akan kecepatan,
fleksibilitas dan transparansi perusahaan dan rantai pasokan semakin
meningkat. - New technologies, kemajuan teknologi baru berkembang pesat. Suatu
industri dapat menjadi industri yang sangat high technology dari yang
sebelumnya sangat tradisional.
Dengan transformasi digital yang dimanfaatkan dengan tepat akan membuat
proses bisnis lebih efektif dan efisien yang akan menimbulkan pendapatan lebih
meningkat bagi jalannya usaha
