Semakin tinggi dividen yang dibagikan kepada pemegang saham akan
mengurangi kesempatan perusahaan untuk mendapatkan sumber dana intern
dalam rangka mengadakan reinvestasi, sehingga dalam jangka panjang akan
menurunkan nilai perusahaan, sebab pertumbuhan dividen akan semakin
berkurang. Oleh karena itu tugas manajer keuangan untuk bisa menentukan
kebijakan dividen yang optimal yang agar bisa menjaga nilai perusahaan (Sutrisno
2012:267). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya dividen yang
akan dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham antara lain adalah:
- Posisi Solvabilitas Perusahaan
Perusahaan tidak akan membagikan laba apabila dalam kondisi insolvensi dan
solvabilitasnya kurang menguntungkan. - Posisi Likuiditas Perusahaan
Cahs dividen merupakan arus kas keluar bagi perusahaan, oleh karena itu bila
perusahaan membayarkan dividen berarti harus bisa menyediakan uang kas yang
cukup banyak dan ini akan menurunkan tingkat likuiditas perusahaan. Namun
perusahaan yang sudah mapan dengan likuiditas yang baik cenderung
memberikan dividen lebih besar. - Kebutuhan untuk Melunasi Utang
Salah satu sumber dana perusahaan adalah dari kreditur berupa utang, baik
jangka pendek maupun jangka panjang.Di samping itu, dengan jatuh temponya
utang, berarti dana utang tersebut harus diganti. - Rencana Pelunasan
Perusahaan yang berkembang ditandai dengan semakin pesatnya
pertumbuhan perusahaan, hal ini bisa dilihat dari perluasan yang diakukan
perusahaan tersebut. - Kesempatan Investasi
Kesempatan investasi merupakan seberapa besar peluang perusahaan dalam
hal investasi, ketika peluang investasi perusahaan naik maka rasio pembayaran
dividen harus turun. - Stabilitas Pendapatan
Bagi perusahaan yang pendapatannya stabil, dividen yang akan dibayarkan
kepada pemegang saham lebih besar dibanding perusahaan yang pendapatannya
tidak stabil. Perusahaan yang pendapatannya stabil tidak perlu menyediakan kas
yang banyak untuk berjaga-jaga, sedangkan perusahaan pendapatannya tidak
stabil harus menyediakan uang kas yang cukup besar untuk berjaga-jaga. - Pengawasan Terhadap Perusahaan
Apabila perusahaan mencari sumber dana dari modal sendiri, kemungkinan
akan masuk investor baru dan ini tentunya akan mengurangi kekuasaan pemilik
lama dalam mengendalikan perusahaan. Karena itu perusahaan cenderung tidak
membagi dividennya agar pengendalian tetap berada ditangannya
