Dimensi Self-Efficacy

Menurut Bandura (dalam Ghufron, 2010:88), efikasi diri pada diri sendiri akan

beda antar individu dengan individu lain berlandaskan 3 dimensi yakni:

a. Tingkat (Level), Dimensi ini berhubungan atas taraf kesusahan kewajiban

saat pribadi merasakan bisa buat menjalankannya. Bila pribadi ditemukan

terhadap kewajiban-kewajiban yang ditata taraf kesusahannya, sehinga

efikasi diri pribadi bisa jadi terrbatas atas kewajiban-kewajiban yang

mudah, sedang, ataupun sangat sulit, sama dengan batasan keahliannya

yang dirasa buat mencukupi permintaan perilaku yang diperlukan atas

masng-masing taraf. Dimensi ini mempunyai implikasi pada penentuan

kelakuan yang merasa bisa dikerjakannya serta menghindar kelakuan yang

berada diluar batasan keahlian yang dirasakannya.

b. Kekuatan (strength), Dimensi ini berhubungan atas taraf kuatan dari

kemampuan ataupun harapan pribadi tentang keahliannya. Harapan yang

lebihmudah dipengaruhi oleh pengetahuan-pengetahuan yang bukan

mendorong. Baliknya, harapan yang tinggi mendukung pribadi terus tinggal

didalam upayanya. Namun bisa jadi ditemui pengetahuan yang kurang

mendukung. Dimensi ini biasa berhubungan langsung pada dimensi level,

yakni semakin tinggi level tingkat kesusahan kewajiban, semakin rendah

kepercayaan yang dirasa buat membereskannya.

c. Generalisasi (geneality), Dimensi ini berhubungan pada besar wujud

perilaku yang dimana pribadi merasakan percaya akan keahliannya. Pribadi

bisa merasakan percaya pada keahlian diri sendiri.

Gibson, dkk (dalam Wibowo, 2013: 161) berpendapat bahwa

efikasi diri memiliki 3 aspek-aspek yakni:

a. Magnitude merupakan tingkat kesulitan tugas yang diyakini seseorang

dapat dijangkau.

b. Strength menunjukkan pada pendirian berdasar besaran sebagai kuat atau

lemah.

c. Gaenerality menunjukkn tingkatan dimana harapan digeneralisir disemua

situasi.

Berdasarkan Ivancevich, konopaske, dan Matteson (dalam Fattah, 2017:56)

efikasi diri terdiri dari 3 aspek yakni:

a. Magnitude (besarnya), mengacu pada kesulitan tugas yang diyakini dapat

ditangani oleh individu

b. Strength (kekuatan), mengacu pada keyakinan yang berhubungan dengan

besarnya efikasi diri (self-efficacy)

c. Generality (generalitas), menunjukan berapa luas situasi dimana keyakinan

terhadap kemampuan tersebut berlaku.

Berdasarkan beberapa definisi diatas bisa disimpul yakni efikasi diri memiliki

beberapa dimensi : Kesulitan (Level), kekuatan (Strength), serta luas bidang tugas

(Generality).