Pemasaran Digital


Setiap hubungan atau organisasi yang menyebabkan saling tukar
menukar adalah pemasaran inti dari pemasaran adalah transaksi yang bertujuan
untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Dalam memenuhi
kebutuhannya ada pihak yang meminta dan ada pihak yang menawarkan.
Pemasaran menarik perhatian yang sangat besar baik dari perusahaan, lembaga,
maupun antar bahasa. Bergesernya sifat dari distribusi dan penjualan menjadi
pemasaran dalam suatu kebulatan menyebabkan berbagai organisasi
melaksanakan pemasaran seperti lembaga-lembaga pemerintah, organisasi,
keagamaan dan lain-lain memandang pemasaran sebagai suatu cara untuk
berhubungan dengan masyarakat umum.
Pemasaran merupakan salah satu aktifitas yang dapat menentukan
keberhasilan pencapaian tujuan perusahaan. Perusahaan digunakan dalam
kegiatan pertukaran atau perdagangan.
Pemasaran menurut Kotler and Keller (2012:5) adalah sebagai berikut:
“Pemasaran adalah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan
manusia dan sosial. Salah satu definisiyang baik dan singkat dari
pemasaran adalah memenuhi kebutuhan dengan cara yang
menguntungkan”.
Perkembangan dunia bisnis sangat dipengaruhi oleh teknologi dan
informasi. Termasuk bagian pemasaran yang harus dikuasai oleh lini bisnis
apapun. Internet menunjukkan berbagai segi fungsi pemasaran, bekerja sebagai
sebuah mekanisme untuk membangun permintaan, mengarahkan konsumen ke
aksi pembelian, mengisi pesanan, menyediakan layanan pelanggan, dan juga
berfungsi sebagai media periklanan yang serba guna. Internet diklaim sebagai
media komunikasi yang lebih baik karena keserbagunaannya dan superioritasnya
dalam menargetkan konsumen (Shimp, 2010: 395).
Pemasaran digital menurut Chaffey (2002: 14) adalah penerapan
teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar (website, e-mail, data
base, digital TV dan melalui berbagai inovasi terbaru lainnya termasuk
didalamnya blog, feed, podcast, dan jejaring sosial) yang memberikan kontribusi
terhadap kegiatan pemasaran, yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan
mempertahankan konsumen (di dalam proses pembelian yang multi-channel dan
daur hidup pelanggan), lewat usaha mengenali pentingnya teknologi digital dan
mengembangkan pendekatan yang terencana untuk meningkatkan kesadaran
konsumen (terhadap perusahaan, perilaku, nilai dan pendorong loyalitas terhadap
merek produknya), dan kemudian menyampaikan pesan lewat kegiatan
komunikasi dan layanan berbasis online yang terintegrasi dan terfokus untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan yang spesifik.
Menurut Heidrick & Struggless (2009:1) perkembangan dari digital
marketing melalui web, telepon genggam, dan perangkat games, menawarkan
akses baru periklanan yang tidak digembor-gemborkan dan sangat berpengaruh.
Jadi mengapa para marketer di seluruh Asia tidak mengalihkan penggunaan
budget dari marketing tradisional seperti TV, radio, dan media cetak ke arah
media teknologi baru dan media yang lebih interaktif.
Menurut Ridwan Sanjaya & Josua Tarigan (2009:47), Digital
marketing adalah kegiatan marketing termasuk branding yang menggunakan
berbagai media berbasis web seperti blog, web site, e-mail, adwords, ataupun
jejaring sosial. Tentu saja digital marketing bukan hanya berbicara tentang
marketing internet.
Adapun dimensi dari pemasaran digital dari sisi promosi sebagai bagian
dari bauran pemasaran (4Ps) menurut Ryan (2009: 31) yaitu :

  1. Website
    Website adalah penghubung dengan dunia digital secara keseluruhan – dan
    mungkin bagian yang paling penting dalam keseluruhan strategi pemasaran
    digital, dimana kegiatan online akan terarah langsung ke calon konsumen.
  2. Optimasi Mesin Pencari (SEO)
    Salah satu bagian penting dari website adalah SEO (search engine
    optimation), atau proses pengaturan konten dari website agar mudah
    ditemukan oleh pengguna internet yang sedang mencari konten yang relevan
    dengan yang ada di website, dan juga menyajikan konten agar dapat dengan
    mudah ditemukan oleh mesin-mesin pencari.
  3. Periklanan berbasis klik pencarian berbayar (PPC advertising)
    Periklanan PPC (pay per click) memungkinkan pemasar membeli halaman
    hasil pencarian internet berdasarkan kata kunci-kata kunci dan kalimat-
    kalimat yang dipilih.
  4. Pemasaran afiliasi dan kemitraan strategis (affiliate marketing and strategic
    partnership)
    Kegiatan bermitra dengan organisasi/perusahaan lain dan website-website
    untuk mencapai keuntungan bersama dari sebuah kerjasama untuk
    mempromosikan produk atau layanan.
  5. Hubungan masyarakat online (Online PR)
    Menggunakan saluran komunikasi online seperti press release, sindikasi
    artikel (RSS), dan blog untuk menciptakan persepsi positif atas merek
    dan/atau untuk menempatkan organisasi/perusahaan sebagai pihak yang
    berwenang di bidang tertentu.
  6. Jejaring sosial (social network)
    Sebuah peluang pemasaran, namun saat ini belum ada seseorangpun yang
    bisa menawarkan sistem periklanan dengan sangat fokus ke kelompok
    masyarakat yag sangat kecil (niche) atas dasar informasi profil yang
    didapatkan dari situs-situs jejaring sosial.
  7. E-mail pemasaran (e-mail marketing)
    14
    Surat elektronik (e-mail) masih menjadi alat yang penting untuk kegiatan
    pemasaran digital, yang dikirimkan dengan tujuan untuk menjaga hubungan
    antara konsumen yang sudah ada maupun calon konsumen yang bersedia
    menerima informasi lewat e-mail.
  8. Manajemen hubungan konsumen (Customer Relationship Management)
    Menjaga konsumen yang sudah ada dan membangun kerjasama yang saling
    menguntungkan dengan mereka adalah salah satu elemen penting dari
    kegiatan pemasaran digital.