Perusahaan yang berukuran lebih besar memiliki struktur pemegang
kepentingan yang lebih luas dan kompleks dalam pengelolaannya. Ukuran
perusahaan merupakan cerminan dari seberapa besar total aset yang dimiliki
oleh perusahaan tersebut. Perusahaan dengan total aset yang tinggi cenderung
untuk selalu mengutamakan kualitas laba yang baik, sehingga apabila kualitas
laba yang kurang baik perusahaan dengan total aset yang tinggi akan
cenderung untuk melakukan praktik manajemen laba. (Mustikawati, 2015).
Pada penelitian yang dilakukan oleh Irma Tyasari (2009) ukuran perusahaan
berpengaruh terhadap manajemen laba. Begitu pula pada penelitian
Restuwulan (2013) ukuran perusahaan berpengaruh negative dan signifikan
terhadap manajemen laba
