Perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh asing biasanya lebih sering
menghadapi masalah asimetri informasi dikarenakan hambatan geografis dan
bahasa.Hal ini menyebabkan perusahaan dengan kepemilikan saham asing lebih
dominan menghadapi risiko politik, informasi asimetris dan perlindungan hukum (La
Porta et al dalam Febrianto,2014). Menurut Guner & Aydogan (dalam Siregar dan
Utama, 2005), perusahaan yang dikontrol investor asing mempunyai kinerja paling
baik dibandingkan perusahaan yang kendalinya berada di pihak lain. Karena itu akan
dilakukan analisa untuk melihat apakah perusahaan yang dikendalikan oleh investor
asing mempengaruhi besaran pengelolaan laba
