UMKM di Indonesia


UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia karena
memberikan sumbangan signifikan khususnya dalam pembentukan produk domestik
bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. UMKM juga dijadikan penopang bagi
stabilitas sistem keuangan dan perekonomian karena dipercaya memiliki ketahanan
ekonomi yang tinggi. Maka dari itu, pemberdayaan UMKM sangat penting dan
strategis dalam mengantisipasi perekonomian kedepan untuk memperkuat struktur
perekonomian nasional.
Pemerintah Indonesia juga memandang penting keberadaan UMKM. UMKM
bersama dengan Koperasi memiliki wadah secara khusus yang diberikan pemerintah
sebagai wujud penyangga ekonomi rakyat kecil (Azzahra dan Wibawa, 2021). Ada tiga
peran UMKM dalam kehidupan masyarakat kecil:

  1. Sebagai sarana pengetas kemiskinan, karena tingginya angka penyerapan
    tenaga kerja oleh UMKM. Menurut Kementerian Koperasi dan UMKM, lebih
    dari 57,8 juta unit UMKM mampu menyerap 114 juta orang.
  2. Sebagai sarana untuk meratakan tingkat perekonomian masyarakat kecil,
    karena UMKM berlokasi di berbagai tempat sehingga mampu menjangkau
    daerah terpencil sekalipun.
  3. Memberikan pemasukan devisa bagi negara, karena pangsa pasarnya yang
    mencakup nasional dan internasional.