Pemasaran Internet


Menurut Hermawan (2012:206), Pemasaran Internet (Internet Marketing)
juga disebut sebagai pemasaran-I, web marketing, online marketing, atau e-
marketing, atau e-commerce adalah pemasaran dari produk atau jasa melalui
internet. Internet telah media kepada masyarakat dunia. Sifatnya yang interaktif
serta respons dan tanggapan cepat adalah kualitas dari internet yang sangat unik.
Pemasaran internet yang dianggap sangat luas dalam lingkup karena tidak hanya
merujuk pada pemasaran di internet, tetapi juga mencakup pemasaran yang
dilakukan melalui e-mail.
Pemasaran internet menjadi isu yang paling penting dalam dunia pemasaran
saat ini. Hermawan (2012:208), menggunakan istilah red-shot, untuk
menggambarkan peluang pemasar yang sedemikian besar dalam pemasaran via
internet. Dengan internet pemasaran produk dapat lebih terbantu, karena internet
memungkinkan proses pemasaran yang lebih efektif, respons yang lebih cepat dan
biaya yang lebih murah.
Menurut Setiyaningrum (2015:372) menyatakan bahwa E-Marketing
menggambarkan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan dengan
menggunakan media internet dan media elektronik lainnya., seperti ponsel. E-
Marketing bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dan efektivitas
pemasaran.
Pemasaran melalui telepon selular (ponsel) atau yang dikenal dengan istilah
mobile marketing menjadi alat pemasaran yang sangat bermanfaat bagi
perusahaan untuk melayani dan menjangkau pelanggan kapan pun dan dimana
pun. Ponsel menciptakan peluang besar bagi pemasar untuk memanfaatkan
dengan tujuan meningkatkan kesadaran konsumen pada produk serta membangun
hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Menurut Setiyaningrum (2015),
munculnya smartphone dengan sistem yang tinggi dan kualitas yang mumpuni
dapat meningkatkan kemampuan ponsel untuk melakukan browsing website,
sehingga pemasar dapat memanfaatkan untuk melakukan aktivitas pemasaran
dengan cara menawarkan paket data dan mendorong konsumen untuk lebih sering
menggunakan smartphone melalui berbagai cara.
Menurut Setiyaningrum (2015) mengidentifikasi sebelas Fungsi e-marketing
yang digambarkan dalam bentuk elemen bauran pemasaran (e-marketing mix)
sebagai berikut :

  1. Product
    Saat ini banyak website yang menawarkan fitur beragam produk
    seperti adanya layanan informasi lokasi melalui peta, layanan informasi
    keuangan, layanan berita, dan sebagainya.
  2. Price
    Harga secara umum menggambarkan apa yang dikorbankan
    konsumen untuk memperoleh produk atau melanjutkan hubungan dengan
    perusahaan. Pengorbanan tidak hanya bersifat finansial seperti uang, tetapi
    juga bersifat nonfinansial seperti waktu, usaha perizinan dan sebagainya.
  3. Place
    Tempat berhubungan dengan fasilitas dan lokasi transaksi. Pada
    pemasaran tradisional, fasilitas biasanya terjadi pada lokasi yang
    ditentukan oleh pihak ketiga, seperti distributor atau pengecer. Pada
    konteks e-marketing fasilitas dapat terjadi pada website perusahaan
    pembuat produk. Perusahaan dapat secara langsung menjual produknya ke
    konsumen akhir tanpa menggunakan perantara.
  4. Promotion
    Promosi dalam bauran e-marketing yaitu iklan online. Seperti
    banner ads atau pop ups ads, search engines, outbound email, dan viral
    marketing.
  5. Sales Promotion
    Promosi penjualan melalui kupon elektronik (e-coupon) juga
    digunakan oleh pemasar sebagai intensif khusus untuk menjalin hubungan
    dengan pelanggan agar membeli produk tertentu dalam batas waktu
    tertentu.
  6. Site
    Hubungan dengan pelanggan yang berbasis media digital
    menghendaki titik akses digital kapan pun dan dimana pun. Website
    merupakan salah satu bentuk situs yang digunakan untuk berinteraksi
    mengenai aspek pertukaran relasional. Pelanggan dapat memperoleh
    informasi mengenai produk dan harga, mengakses promosi penjualan
    terkini atau meminta layanan pelanggan.
  7. Personalization
    Personalisasi merupakan bentuk kustomisasi yang terjadi karena
    pengenalan tertentu dari pelanggan yang sudah ada. Konseptualiasi
    mengenai personalisasi dapat didasarkan pada aplikasi website, yaitu
    kustomisasi, individualisasi, dan karakteristik kelompok. Kustomisasi-kan
    produk menggambarkan kemampuan system untuk meng-kustomisasi-kan
    item produk dengan cara mempersilakan pengguna untuk menentukan
    sendiri sesuai dengan seleranya. Individualisasi menggambarkan
    kemampuan system untuk meng-kustomisasi dirinya ke pengguna, sesuai
    dengan perilaku yang ditunjukkan oleh pengguna. Karekteristik kelompok
    menggambarkan kemampuan sistem untuk meng-kustomisasi dirinya ke
    pengguna sesuai dengan preferensi pengguna lain yang memiliki
    kesamaan minat.
  8. Privacy
    Pengumpulan informasi mengenai pelanggan untuk keperluan
    personalisasi mendorong pemasar untuk menentukan bagaimana informasi
    tersebut digunakan, khususnya terkait dengan keputusan mengenai siapa
    yang boleh untuk mengakses informasi tersebut. Pertimbangan mengenai
    privasi memiliki kekuatan hukum.
  9. Security
    Keamanan mencakup keamanan yang berhubungan dengan
    transaksi pembelian produk menggunakan kartu kredit dan isu keamanan
    berhubungan dengan data yang terekam dari seseorang yang telah
    melakukan transaksi, data ini akan sangat mungkin dimanfaatkan oleh
    hacker. Pemasar memiliki tanggung jawab penuh atas isu keamanan
    karena tidak adanya jaminan keamanan dapat membuat perusahaan
    bangkrut.
  10. Customer Service
    Layanan pelanggan perlu dipertimbangkan sebagai fungsi penting
    dan dilakukan terus-menerus oleh perusahaan. Layanan pelanggan
    merupakan fungsi yang sangat diperlukan, khususnya dalam perusahaan
    untuk mendukung pelanggan berinteraksi secara langsung dengan
    customer service.
  11. Community
    Komunitas adalah serangkaian hubungan yang terjalin karena
    adanya kepentingan bersama yang memuaskan kebutuhan anggota, yang
    mana kebutuhan tersebut tidak dapat dicapai jika dilakukan sesorang diri.
    Pelanggan merupakan anggota dalam suatu komunitas yang berinteraksi
    satu sama lain secara terus-menerus. Interaksi yang diciptakan oleh
    pemasar dapat berbentuk pertukaran informasi mengenai produk atau
    menyediakan fasilitas, seperti frequently asked question (FAQs).
    Menurut Kotler dan Keller (2009:132) e-commerce berarti bahwa
    perusahaan atau situs menawarkan untuk bertransaksi atau memfasilitasi
    penjualan produk dan jasa secara online