Faktor-faktor Penyebab Kegagalan Total Quality Management


Apabila suatu organisasi menerapkan Total Quality Management dengan
cara sebagaimana mereka melaksanakan inovasi manajemen lainnya, atau bahkan
bila mereka menganggap Total Quality Management sebagai obat ajaib atau alat
penyembuh yang cepat, maka usaha tersebut telah gagal semenjak awal. Total
Quality Management merupakan suatu pendekatan baru dan menyeluruh yang
membutuhkan perubahan total atas paradigma manajemen tradisional, komitmen
jangka panjang, kesatuan tujuan, dan pelatihan-pelatihan khusus (Tjiptono &
Diana, 1995).
Menurut Tjiptono & diana (1995:18-21) beberapa kesalahan yang sering
dilakukan yang menyebabkan kegagalan Total Quality Management adalah:
1) Delegasi dan kepemimpinan yang tidak baik dari manajemen senior
2) Team Mania
3) Proses Penyebarluasan (deployment)
4) Mengunakan pendekatan yang terbatas dan dogmatis
5) Harapan yang terlalu berlebihan dan tidak realistis
6) Empowerment yang bersifat premature.
Penting bagi manager untuk memberikan wewenang kepada karyawan
untuk ikut aktif dalam mengambil inisiatif dengan harapan keterlibatan karyawan
dapat meningkatkan proses produksi. TQM lebih memberdayakan atau lebih
menekankan keterlibatan karyawan, yang merupakan sumber yang sangat bernilai
bagi organisasi. Kebanyakan kegagalan dalam implementasi TQM itu disebabkan
oleh pimpinan puncak yang tidak secara aktif memimpin gerakan TQM atau
bahkan menentangnya (Hardjosoedarmo, 1996: 35).