Manajemen Kinerja


Menurut Armstrong (2021) manajemen kinerja adalah proses sistematis untuk
meningkatkan kinerja organisasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dengan
memahami dan memantau pelaksanaan tujuan yang direncanakan dan ditetapkan.
Manajemen kinerja membantu memberikan pemahaman lebih baik tentang apa
yang perlu dicapai dalam jangka pendek dan panjang. Menurut Dessler (2015)
manajemen kinerja adalah proses untuk mengidentifikasi, mengukur, dan
mengembangkan kerja individu dan tim organisasi dengan menyelaraskan kinerja
pada sasaran organisasi.
Manajemen kinerja memastikan bahwa kinerja karyawan terkait dengan tujuan
strategis dan operasional. Elemen dasar manajemen kinerja adalah sebagai berikut:
a. Pembagian arah
Komunikasikan tujuan perusahaan kepada setiap tim atau individu.
Karyawan dapat melakukan tugas mereka dengan benar dan terbagi.
b. Penyelarasan sasaran
Menggunakan metode untuk membantu manajer dan karyawan untuk
mencapai tujuan perusahaan.
c. Pemantauan kinerja
Monitoring atau mengawasi detail dari apa yang telah dilakukan karyawan
dan berfokus pada hasil yang dicapai. Dapat dilihat melalui perilaku individiu
dan dinamika tim yang mempengaruhi lingkungan kerja.
d. Umpan balik
Menindaklanjuti tentang kemajuan yang telah dicapai karyawan terhadap
sasaran kinerja yang telah ditentukan sebelumnya, termasuk dalam
memberikan kontribusi pada pencapaian sasaran kerja.
e. Pembinaan
Memberikan dukungan terkait pengembangan yang telah dicapai dan
memastikan kontribusi positif karyawan bagi organisasi.