Gaya Kepemimpinan Transaksional


Menurut peneitian Malayu, (2014) Kepemimpinan transaksional adalah
perilaku pemimpin yang memfokuskan perhatiannya pada transaksi interpersonal
antara pemimpin dengan anggota yang melibatkan hubungan pertukaran.Pertukaran
tersebut didasarkan pada kesepakatan mengenai klarifikasi sasaran, standar kerja,
penugasan kerja, dan penghargaan.
Pemimpin transaksional harus mampu mengenali apa yang diinginkan
anggota dari pekerjaannya dan memastikan apakah telah mendapatkan apa yang
diinginkannya. Sebaliknya, apa yang diinginkan pemimpin adalah kinerja sesuai
standar yang telah ditentukan.
Hubungan pemimpin transaksional dengan anggota tercermin dari tiga hal, yakni:

  1. Pemimpin mengetahui apa yang diinginkan anggota dan menjelaskan apa yang
    akan mereka dapatkan apabila untuk kerjanya sesuai dengan harapan.
  2. Pemimpin menukar usaha-usaha yang dilakukan oleh anggota dengan imbalan.
  3. Pemimpin responsif terhadap kepentingan-kepentingan pribadi anggota selama
    kepentingan tersebut sebanding dengan nilai pekerjaan yang telah dilakukan
    anggota