Robbins (2006 : 260) menyatakan ada 5 faktor untuk mengukur kinerja
Aparatur secara individu yaitu:
- Kualitas
Kualitas kerja diukur dari persepsi pegawai terhadap kualitas pekerjaan
yang dihasilkan serta kesempurnaan tugas terhadap keterampilan dan
kemampuan pegawai. - Kuantitas
Merupakan jumlah yang dihasilkan dinyatakan dalam istilah seperti jumlah
unit, jumlah siklus aktivitas yang diselesaikan. - Ketepatan waktu
Merupakan tingkat aktivitas diselesaikan pada awal waktu yang
dinyatakan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta
memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain - Efektivitas
Merupakan tingkat penggunaan sumber daya organisasi dimaksimalkan
dengan maksud menaikkan hasil dari setiap unit dalam penggunaan
sumber daya. - Kemandirian
Merupakan tingkat seorang aparatur yang nantinya akan dapat
menjalankan fungsi kerjanya komitmen kerja. Merupakan suatu tingkat
dimana karyawan mempunyai komitmen kerja dengan instansi dan
tanggung jawab aparatur terhadap kantor.
