Pengertian Turnover Intention


Robbins dan Judge (2018) mengemukakan bahwa turnover intention adalah
kecenderungan dimana seorang karyawan memiliki kemungkinan untuk
meninggalkan perusahaan baik secara sukarela maupun tidak sukarela yang
disebabkan oleh kurang menariknya pekerjaan saat ini atau tersedianya alternatif
pekerjaan lain. Kemudian Hanoto (2002) berpendapat bahwa turnover intention
adalah keinginan untuk keluar dari perusahaan, banyak alasan yang menyebabkan
timbulnya turnover intention diantaranya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik
dari sebelumnya. Sedangkan Mobley (2011) menyatakan bahwa turnover intention
adalah hasil evaluasi individu mengenai kelanjutan hubungan dengan perusahaan
dimana dia bekerja namun belum diwujudkan dalam tindakan nyata.
Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa turnover
intention adalah keinginan karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya
disebabkan karena ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi dibandingkan
dengan pekerjaan yang dia dapatkan sekarang. Keinginan tersebut belum bisa
diwujudkan karena karyawan akan berfikir terlebih dahulu sebelum mengambil
keputusan untuk meninggalkan pekerjaannya dan pindah ke perusahaan lain.