Model kepemimpinan dengan menerapkan leader
member exchange akan mengkategorikan masing-masing
anggotanya yang tergabung dalam suatu kelompok kerja
sesuai dengan kualitas pertukaran sosial mereka dengan
para pemimpin. Dalam pertukaran sosial ini akan
memunculkan hubungan sosial diantara kelompok
dimana hubungan sosial ini akan memunculkan
hubungan timbal balik yang terbentuk dan terbagi
kedalam tiga tipe, yaitu:24
a. Pertukaran menghasilkan hubungan timbal balik
negative.
“Karakteristiknya adalah tingginya imbal
kesetaraan, kesegeraan dan untuk kepentingan
sendiri. Dalam tipe ini, dua pihak saling tukar
komoditas barang atau jasa yang memiliki nilai
setara, waktu untuk wajib membalas seperti yang
seharusnya dan singkat, hubungan pertukaran
dilandasi kepentingan diri semata-mata. Artinya
idak ada hubungan saling member dan terdapatnya
suatu hubungan timbal balik yang timpang. Dalam
hal ini pemberian justru sangat mungkin dibalas
dengan pengambilan. Aliran hubungan sosial pada
proses hubungan timbal balik ini tidak terbentuk.”
b. Pertukaran menghasilkan hubungan timbal balik
seimbang
“Ciri-cirinya adalah imbal kesetaraan dan
imbal kesegeraan tinggi, terkait dengan kepentingan
yang sifatnya mutualistik. Artinya dua pihak saling
tukar komoditas barang atau jasa yang nilainya
hampir setara. Hubungan ini bersifat saling tukar,
masing-masing akan berusaha mencapai
kepentingan yang saling menguntungkan. Waktu
respon (waktu penerimaan wajib membalas pada
pemberi seperti yang seharusnya) tidak cepat atau
lambat. Aliran hubungan social pada proses
hubungan timbal balik ini mengikuti aliran materi.”
c. Pertukaran menghasilkan hubungan timbal balik
disamaratakan
“Karakateristiknya adalah memiliki tingkat
yang rendah dalam imbalan kesetaraan dan
kesegeraan serta terkait dengan kepentingan atau
perhatian pada orang lain. Dalam tipe hubungan ini
terjadi interaksi yang melihatkan dua pihak yang
saling tukar komoditas barang atau jasa dengan nilai
yang sangat berbeda atau bahkan tidak
terbandingkan. Respon dalam hubungan ini
memerlukan waktu lama demi memenuhi
kepetingan orang lain atau member perhatian pada
orang lain. Aliran huungan yang dibentuk oleh
pertukaran ini adalah aliran materi mengikuti
hubungan social. Selanjutnya teori leader member
exchange menjelaskan cara pemimpin
mengembangkan hubungan yang berbeda setelah
melewati beberapa waktu tertentu dengan berbagai
bawahannya
