Menurut Horne (2010) Pertumbuhan perusahaan adalah perubahan
(peningkatan atau penurunan) total aktiva yang dimiliki perusahaan.
Pertumbuhan asset dihitung sebagai presentase perubahan asset pada tahun
tertentu terhadap tahun sebelumya. Pertumbuhan (growth) adalah
pertumbuhan total asset dimana total asset masa lalu akan menggambarkan
profitabilitas dan pertumbuhan yang akan terjadi dimasa mendatang
(Taswan, 2010). Pertumbuhan (growth) adalah seberapa jauh perusahaan
menempatkan diri dalam sistem ekonomi secara keseluruhan atau sistem
ekonomi untuk industry yang sama (Machfoedz, 2010).
Pertumbuhan asset menggambarkan pertumbuhan aktiva perusahaan
yang akan mempengaruhi profitabilitas perusahaan yang meyakini bahwa
persentase perubahan total aktiva merupakan indikator yang lebih baik
dalam mengukur growth perusahaan (Putrakrisnanda, 2011). Ukuran yang
digunakan dengan menghitung proporsi kenaikan atau penurunan aset. Pada
penelitian ini pertumbuhan perusahaan diukur dengan perubahan total asset,
dengan membandingkan kenaikan atau penurunan atas total asset yang
dimiliki oleh perusahaan.
Pertumbuhan perusahaan sangat diharapkan oleh pihak internal maupun
eksternal perusahaan, karena pertumbuhan yang baik member tanda bagi
perkembangan perusahaan yang baik juga. Dari sudut pandang investor,
Pertumbuhan suatu perusahaan merupakan tanda bahwa suatu perusahaan
memiliki aspek yang menguntungkan, dan investor pun akan mengharapkan
tingkat pengembalian (rate of return) yang baik dari investasi yang
dilakukannya (safrida, 2015).
Nilai Perusahaan yang dibentuk melalui indikator nilai pasar saham
sangat dipengaruhi oleh peluang-peluang investasi. Adanya peluang
investasi dapat memberikan sinyal positif tentang pertumbuhan perusahaan
dimasa yang akan datang, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan.
Pertumbuhan perusahaan juga dapat menjadi indikator dari profitabilitas
perusahaan. Dalam hal ini pertumbuhan perusahaan merupakan perwakilan
untuk ketersediaan dana internal. Jika perusahaan berhasil dan memperoleh
laba, maka tersedia dana internal yang cukup untuk kebutuhan investasi
