Sebelum melakukan pembelian, seseorang biasanya akan melakukan
pengambilan keputusan terlebih dahulu terhadap suatu produk. Proses
pengambilan keputusan diawali dengan adanya kebutuhan yang berusaha
untuk dipenuhi. Keputusan pembelian diartikan suatu proses
pengambilan keputusan yang dilakukan untuk menetapkan kebutuhan
akan barang dan jasa yang perlu dibeli serta mengidentifikasi,
mengevaluasi dan memilih diantara alternatif merek (Wangarry et al.,
2018). Menurut Azany dalam (Handayani et al., 2020) Keputusan
pembelian merupakan suatu tahapan atau proses ketika pembeli benar –
benar mengambil keputusan untuk membeli suatu produk atau jasa.
Indikator terkait proses keputusan pembelian terdapat 5 tahap yaitu:
- Pengenalan masalah
- Pencarian informasi
- Evalusi alternative
- Keputusan pembelian.
- Perilaku pasca pembelian
Keputusan pembelian merupakan suatu proses psikologis yang
dilalui oleh konsumen yang diawali dari tahap perhatian terhadap
barang atau jasa yang ditawarkan. Kepuasan konsumen terhadap
produk yang terbentuk akan terjadi ketika konsumen telah melakukan
keputusan pembelian. Kepuasan yang dirasakan oleh konsumen akan
memberikan manfaat kepada perusahaan dalam jangka waktu yang
panjang (Putra et al., 2017). Perilaku pembelian konsumen adalah
tindakan pelanggan mengenai pembelian dan penggunaan produk dalam
proses pengambilan keputusan mereka. Menurut ( Wulandari & Iskandar,
2018) indikator variabel Keputusan Pembelian sebagai berikut: - Kepuasan membeli;
- Kemasan produk menarik;
- Rekomendasi membeli;
- Merek yang terkenal
