Karakteristik Jasa


Produk jasa memiliki ciri – ciri yang berbeda dengan barang (produk fisik). Kotler
dan Keller (2009:39) menyebutkan ciri – ciri tersebut adalah Intangibility,
Inseparability, Variability, Perishability.
a) Intangibility (tidak berwujud)
artinya jasa tidak dapat dilihat, dirasakan, didengar, atau dicium sebelum dibeli
oleh konsumen. Oleh sebab itu pembeli atau pengonsumsi harus dapat melihat
tanda atau bukti dari mutu jasa yang dihasilkan. Dan ini bisa di dapat dari
tempat, orang , peralatan, alat komunikasi, simbol, dan harga yang mereka
lihat.
b) Inseparibility (tidak dapat dipisahkan)
artinya bahwa jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, walaupun
penyedianya itu manusia atau mesin.
c) Variability (bervariasi)
artinya bahwa mutu jasa tergantung pada siapa yang menyediakan jasa di
samping waktu, tempat, dan bagaimana disediakan. Contohnya jasa arsitektur,
jasa instalasi, jasa pelatihan, jasa keuangan, jasa perawatan dan lain-lain.
d) Perishability (tidak tahan lama)
artinya jasa tidak dapat disimpan untuk dijual atau dipakai kemudian.
Maksudnya adalah hubungan antara penyedia jasa dengan pengonsumsi akan
berhenti jika jasa yang dilakukan sudah selesai dikerjakan