Minat Beli terdiri dari kata Minat dan Beli. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia, minat adalah
kecenderungan hati yang tinggi, gairah, keinginan terhadap
sesuatu. Sedangkan Beli dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia adalah memperoleh sesuatu melalui penukaran
(pembayaran) dengan uang. Menurut Howard & Sheth
(1969), minat beli merupakan sesuatu yang berhubungan
dengan konsumen dalam rencananya untuk membeli suatu
produk dan berapa jumlah unit produk yang dibutuhkan
pada periode tertentu. Dapat dikatakan bahwa minat
pembelian merupakan pernyataan mental dari konsumen
yang merefleksikan rencana pembelian sejumlah produk
dengan merek tertentu (Priansa, 2017). Assael (2002)
mengatakan bahwa minat beli merupakan kecenderungan
konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil
tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur
dengan tingkat kemungkinan konsumen dalam melakukan
pembelian.
Menurut Schiffman dan Kanuk (Maghfiroh, Arifin, &
Sunarti, 2016) mengemukakan bahwa minat merupakan
salah satu aspek psikologis yang memiliki pengaruh cukup
besar terhadap sikap perilaku. Sehingga Schiffman dan
Kanuk menjelaskan bahwa minat beli diartikan sebagai
19
suatu bentuk pikiran yang nyata dari refleksi rencana
pembeli untuk membeli beberapa unit dalam jumlah
tertentu dari beberapa merek yang tersedia dalam periode
waktu tertentu. Kotler & Keller (2009) juga mengemukakan
bahwa minat beli adalah respon atau perilaku dari
konsumen terhadap sesuatu (objek) dengan menunjukkan
keinginannya untuk melakukan pembelian terhadap objek
tersebut. Kemudian Kinnear dan Taylor (Fitria, 2018),
minat beli merupakan salah satu bagian dari komponen
perilaku konsumen dalam sikap mengkonsumsi dan
kecenderungan seseorang untuk dapat bertindak sebelum
keputusan membeli benar-benar dilakukan. Selanjutnya,
minat beli juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang timbul
dengan sendirinya setelah menerima rangsangan dari
produk yang dilihatnya, dari sana timbul ketertarikan untuk
membelinya (Febriani & Dewi, 2018). Selain itu
Simamora (2001) mengatakan bahwa, minat beli terhadap
suatu produk muncul karena adanya kepercayaan terhadap
produk tersebut bersama dengan kemampuan untuk
membeli produk tersebut.
