Setiap orang memiliki kebutuhan hidup yang sangat berbeda-beda,
termasuk makanan, pakaian, pekerjaan, bahan bakar, elektronik, perumahan
dan lainnya. Hampir semua hal yang dilakukan setiap orang terkait dengan
ekonomi, mulai dari makan pagi, berangkat kerja atau sekolah, membeli
makan siang, berbelanja, hingga menjual barang lain. Untuk memenuhi
semua kebutuhan tersebut, terjadi transaksi antara penjual dan pembeli.
Ekonomi berjalan karena bisnis.
Kegiatan ekonomi adalah semua tindakan yang dilakukan oleh
manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia tidak dapat
membuat semua yang dibutuhkannya dan hidup sendiri dalam kehidupan
sehari-hari (Fachri, 2002: 78). Orang-orang selalu membutuhkan orang lain
dalam aktivitas ekonomi. Akibatnya, kerja sama individu sangat penting
untuk membantu satu sama lain. Dengan bekerja membajak sawah mereka
dan membeli beras untuk dijual atau dimakan sendiri, petani terlibat dalam
kegiatan ekonomi ini. Selain itu, mereka menghasilkan makanan, membuat
pakaian dan berbagai jenis produksi lainnya.
Ketika semua orang berusaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,
ekonomi akan terus bergerak seperti roda. Oleh karena itu, Fachri (2002 :
79) membagi ekonomi ke dalam tiga bentuk utama, yaitu:
1) Kegiatan konsumsi
Dalam ekonomi, konsumsi didefinisikan sebagai tindakan
individu yang menggunakan produk dan layanan yang dibuat oleh
produsen. Semua konsumen memiliki kebutuhan primer, sekunder dan
tersier. Kebutuhan ini dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk
lingkungan, tingkat pendidikan, gaya hidup dan faktor lain. Program
Konsumsi bertujuan untuk secara bertahap mengurangi nilai barang
atau jasa; ini dilakukan dengan menggunakan nilai produk untuk
memenuhi kebutuhan spiritual. Meskipun produsen juga seorang
pedagang, seorang pedagang tidak dapat dipisahkan dari produsen.
2) Kegiatan distribusi
Distribusi adalah tindakan ekonomi berikutnya. Menyalurkan
barang atau jasa yang dibuat oleh produsen kepada pelanggan disebut
distribusi. Distributor adalah nama orang yang biasa melakukan
distribusi. Distributor melakukan fungsi distribusi yang sangat
berbeda, seperti membeli, menyimpan, dan memindahkan barang.
Namun, setiap tindakan distribusi biasanya memiliki tujuan tertentu,
seperti memenuhi kebutuhan pelanggan, menghasilkan keuntungan
dari barang atau jasa tersebut, dan memastikan bahwa bisnis berjalan
dengan baik. Fungsi distribusi, seperti halnya produksi, dipengaruhi
oleh banyak faktor, termasuk pemasaran, produk, perusahaan, dan
perilaku pembelian.
3) Kegiatan produksi
Tingkat produksi adalah komponen penting dari setiap kegiatan
ekonomi. Dalam kasus ini, organisasi kegiatan yang menghasilkan
barang dan jasa dikenal sebagai produksi. Untuk memastikan bahwa
42
produk dan layanan ini memenuhi kebutuhan konsumen, pekerjaan
produksi melibatkan pihak yang disebut produsen. Selain itu, produksi
membutuhkan laba atau keuntungan untuk melanjutkan usaha,
meningkatkan kualitas, meningkatkan produktivitas, dan tujuan
lainnya. Banyak faktor, termasuk modal, pemasaran, Sumber Daya
Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), dan sumber daya
manusia, memengaruhi setiap operasi manufaktur.
