Teori ini dikemukakan oleh Heider (1958) teori atribusi (atribution
theory) merupakan teori yang menjelaskan tentang perilaku seseorang.
Teori ini menjelaskan mengenai proses bagaimana kita menentukan
penyebab dan motif tentang perilaku seseorang. Dalam mengamati
perilaku seseorang, ditentukan apakah dari internal misalnya sifat,
karakter, sikap, dll ataupun eksternal misalnya tekanan situasi atau
keadaan tertentu yang akan memberikan pengaruh terhadap perilaku
individu (Luthans, 2005). Atribusi internal maupun eksternal telah
dinyatakan dapat mempengaruhi terhadap evaluasi kinerja individu,
misalnya dalam menentukan bagaimana cara atasan memperlakukan
bawahannya, dan mempengaruhi sikap dan prilaku individu saat bekerja.
