Szulanski (1996: 30) menggambarkan terdapat empat karakteristik faktor
yang mempengaruhi transfer pengetahuan antara lain:
- Karakteristik pengetahuan yang ditransfer
Beberapa pengetahuan lebih mudah untuk ditransfer daripada yang lain.
Transfer pengetahuan yang berupa praktik kerja merupakan pengetahuan
terberat yang sulit ditransfer karena kaitannya dengan keterampilan individu
yang berbeda-beda. Selain itu, pengetahuan yang tidak memiliki rekam
jejak juga sulit untuk ditransfer karena tidak ada pengealaman yang telah
dilewati. - Karakteristik sumber pengetahuan
Kurangnya motivasi karena takutnya kehilangan pengetahuan yang dimiliki
sehingga nilai diri berkurang dan kepercayaan terhadap orang lain yang
menerima pengetahuan yang dimiliki. - Karakteristik penerima pengetahuan
Kurangnya motivasi penerima pengetahuan untuk menerima pengetahuan
yang dimiliki oleh orang lain maupun organisasi. Kurangnya pengetahuan
untuk menghargai, mengasimilasi dan menerapkan pengetahuan yang baru
diterima. - Karakteristik konteks
Konteks perusahaan yang memfasilitasi transfer pengetahuan akan
meningkatkan pengetahuan karyawan dan perusahaan, sebaliknya jika
perusahaan tidak memfasilitasi transfer pengetahuan maka pengetahuan
karyawan dan perusahaan akan sulit untuk berkemban.
