Konsep dan Pengertian efikasi diri


Bandura (1977) mengemukakan teori efikasi diri (self-efficacy) merupakan
komponen kunci dalam Teori Sosial Kognitif atau Teori Pembelajaran Sosial yang
merujuk kepada keyakinan bahwa ia mampu mengerjakan suatu tugas dan memotivasi
dirinya dalam rangka mencapai hasil yang diinginkan. Semakin tinggi efikasi diri, maka
semakin tinggi rasa percaya diri yang dimiliki dalam kemampuan untuk berhasil dalam suatu
tugas. Individu dengan efikasi diri tinggi akan berusaha lebih keras untuk mengalahkan
tantangan. Efikasi diri memainkan peran yang sangat besar dikarenakan dapat membantu
seseorang dalam menentukan pilihan, usaha mereka untuk maju, kegigihan dan ketekunan
yang mereka tunjukkan dalam mengahadapi kesulitan, dan derajat kecemasan atau
ketenangan yang mereka alami saat mereka mempertahankan tugas-tugas yang mencakup
kehidupan mereka (Bandura, 1986).
Selanjutnya, Bandura (1997) menambahkan bahwa efikasi diri mengacu pada
keyakinan individu tentang kemampuannya untuk memobilisasi motivasi, sumber daya
kognitif, dan tindakan yang diperlukan agar berhasil dalam melaksanakan tugas dalam
konteks tertentu serta dapat menguasai situasi dan memperoleh hasil yang posotif.
Teori pembelajaran sosial menegaskan bahwa hasil pengalaman dan pengamatan personal
pada pengalaman yang lainnya, pengembangan manusia tergantung pada: (1) kemampuannya
untuk melaksanakan tugas dengan sukses dalam berbagai tipe-tipe perilaku; dan (2)
kemungkinan yang hendak dicapai dalam berbagai tingkah laku akan diikuti oleh nilai-nilai
yang akan masuk dari hasil yang hendak dicapai.
Menurut Kurniawan (2004) efikasi diri merupakan panduan tindakan, yang telah
dikonstruksikan dalam perjalanan pengalaman interaksi sepanjang hidup individu. Efikasi
diri yang berasal dari pengalaman tersebut yang akan digunakan untuk memprediksi
perilaku orang lain dan memandu perilakunya sendiri. Baron dan Byrne (2000)
mengemukakan bahwa efikasi diri merupakan penilaian individu terhadap kemampuan
atau kompetensinya untuk melakukan suatu tugas, mencapai suatu tujuan, dan
menghasilkan sesuatu. Feist dan Feist (2002) menyatakan bahwa efikasi diri merupakan
keyakinan individu bahwa mereka memiliki kemampuan dalam mengadakan kontrol
terhadap pekerjaan mereka terhadap peristiwa lingkungan yang dihadapi.