Menurut Luthans, (1992 dalam Hargrove et al., 2015) menyebutkan
bahwa faktor-faktor penyebab (Stressors) terdiri atas empat hal utama, yakni:
(1) Extra organizational stressors, yang terdiri dari perubahan soal teknologi,
keluarga, relokasi, keadaan ekonomi dan keuangan, ras dan kelas, dan
keadaan komunitas atau tempat tinggal.
(2) Organizational stressors, yang terdiri dari kebijakan organisasi, struktur
organisasi, keadaan fisik dalam organisasi, dan proses yang terjadi dalam
organisasi.
(3) Group stressors, yang terdiri dari adanya kebersamaan dalam group, dukungan
sosial, serta adanya keselarasan intraindividu, interpersonal, dan intergroup.
(4) Individual stressors, yang terdiri dari tidak adanya konflik dan kejelasan
peran, serta individu seperti pola kepribadian Tipe A, control personal, SelfEfficacy, dan daya tahan psikologis.
(5) Hasil dari stres yang menyehatkan, positif dan konstruktif dan respon stres
Quick, (1997 dalam Hargrove, 2015).
