Dimensi Self-Efficacy


Menurut Bandura, (1986 dalam Suprapti V dan Putri Dian Ayusta,
2014) memaparkan bahwa Self-Efficacy pada individu terdiri dari tiga
dimensi, yaitu:
1) Dimensi magnitude
Dimensi magnitude adalah dimensi yang berhubungan dengan tingkat
kesulitan tugas. Jika seseorang dihadapkan pada tugas-tugas yang disusun
menurut tingkat kesulitan yang ada maka pengharapannya akan jatuh pada
tugas-tugas yang sifatnya mudah, sedang dan sulit. Hal ini akan disesuaikan
dengan batas kemampuan yang dirasakan untuk memenuhi tuntutan perilaku
yang dibutuhkan bagi masing-masing tingkat. Orang yang memiliki SelfEfficacy tinggi cenderung akan memilih mengerjakan tugas-tugas yang
sifatnya sulit dibandingkan yang sifatnya mudah
2) Dimensi generality
Generality menjelaskan keyakinan individu untuk menyelesaikan
tugas-tugas tertentu dengan tuntas dan baik. Di sini setiap individu memilki
kenyakinan yang berbeda-beda sesuai dengan tugas-tugas yang berbeda pula.
Ruang lingkup tugas-tugas yang dilakukan bisa berbeda dan tergantung dari
persamaan derajat aktifitas, kemampuan yang diekspresikan dalam hal tingkah
laku, pemikiran dan emosi, kualitas dari siuasi yang ditampilkan dan sifat
individu dalam tingkah laku secara langsung ketika menyelesaikan tugas.
Semakin tinggi kemampuan yang dimiliki maka akan semakin tinggi SelfEfficacy yang ada, begitu pula sebaliknya.
3) Dimensi strength
Dimensi strength berhubungan dengan derajat kemantapan individu
terhadap keyakinannya. Dimensi ini berkaitan dengan dimensi magnitude
dimana semakin tinggi taraf kesulitan tugas tyang dihadapi maka akan
semakin lemah keyakinan yang dirasakan untuk menyelesaikannya.
Berkaitan dengan mengatasi stres, telah menunjukkan bahwa “SelfEfficacy dianggap membantu untuk menjelaskan fenomena yang beragam
seperti perubahan perilaku, tingkat reaksi stres fisiologis, regulasi diri perilaku
yang keras kepala, dan berusaha keras terhadap tujuannya” Bandura, (1982
dalam Swanepoel et al., 2015) ini adalah alasan kenapa Self-Efficacy penting
untuk mempertimbangkan Stres Positif pada tingkat akademik. “Self-Efficacy
dan harapan itu saling terkait tetapi tidak identic.