Indikator Persepsi Harga


Menurut Kotler dalam Muharam dan Soliha (2017) persepsi harga dapat diukur melalui
beberapa indikator yang terdiri dari:
a. Kesesuaian harga dengan kualitas produk
Harga sering dijadikan sebagai indikator kualitas bagi konsumen. Konsumen sering memilih harga
yang lebih tinggi diantara dua barang karena melihat adanya perbedaan kualitas. Apabila harga lebih
tinggi orang cenderung beranggapan bahwa kualitasnya juga lebih baik.
b. Kesesuaian harga dengan manfaat
Konsumen memutuskan membeli suatu produk jika manfaat yang dirasakan lebih besar atau sama
dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya. Jika konsumen merasakan manfaat
produk lebih kecil dari uang yang dikeluarkan maka konsumen akan beranggapan bahwa produk
tersebut mahal dan konsumen akan berpikir dua kali untuk melakukan pembelian ulang.
c. Harga bersaing
Perusahaan menetapkan harga jual suatu produk dengan mempertimbangkan harga produk yang
dijual oleh pesaingnya agar produknya dapat bersaing di pasar. Konsumen sering membandingkan
harga suatu produk dengan produk lainnya. Dalam hal ini mahal murahnya suatu produk sangat
dipertimbangkan oleh konsumen pada saat akan membeli produk tersebut.