Motivasi


Motivasi berasal dari kata motif (motive) yang berarti dorongan, sebab
atau alasan seseorang untuk melakukan sesuatu. Gibson et al. (1998)
menyatakan bahwa motivasi merupakan konsep yang digunakan untuk
menggambarkan konsep yang digunakan untuk menggambarkan dorongandorongan yang timbul pada atau dalam diri seseorang individu yang kemudian
menggerakkan dan mengarahkan perilakunya.
Vroom (1964) dalam kutipan Wayne dan Faules (2000:124-125),
mengembangkan sebuah teori motivasi berdasarkan jenis pilihan yang dibuat
orang untuk mencapai tujuan, alih-alih berdasarkan kebutuhan internal. Teori
harapan (expectancy theory) memiliki tiga asumsi pokok: 1) setiap individu
percaya bahwa biar ia berperilaku dengan cara tertentu ia akan memperoleh hal
tertentu. Ini disebut harapan hasil (outcome expectancy). 2) setiap hasil
mempunyai nilai, atau daya tarik bagi orang tertentu. Ini disebut valensi
(valence), 3) setiap hasil berkaitan dengan suatu persepsi mengenai seberapa
sulit mencapai hasil tersebut. Ini disebut harapan usaha (effort expectancy).
Motivasi orang dapat dijelaskan dari ketiga kombinasi ini bahwa: 1) suatu
perilaku tertentu akan menghasilkan hasil tertentu, 2) hasil tertentu punya nilai
positif baginya, 3) hasil tersebut dapat dicapai dengan usaha yang dilakukan
seseorang. Jadi motivasi dalam teori harapan adalah keputusan untuk
mencurahkan usaha.