Menurut teori Path Goal jenis-jenis gaya kepemimpinan dibagi menjadi
empat yaitu :
- Kepemimpinan direktif
Tipe gaya kepemimpinan ini sama dengan model kepemimpinan otokratis
bahwa pendekatan yang dilakukan melalui tekanan, pemaksan dan
pengarahan yang khusus diberikan oleh pemimpin.
Dalam jenis gaya kepemimpinan ini tidak ada partisipasi dari bawahannya. - Kepemimpinan supportif
Gaya kepemimpinan ini mempunyai kesediaan untuk menjelaskan sendiri,
bersahabat, mudah didekati, dan mempunyai perhatian kemanusiaan yang
murni terhadap para bawahannya. - Kepemimpinan partisipatif
Pada gaya kepemimpinan ini pemimpin berusaha meminta dan menggunakan
saran atau ide dari para bawahannya. Namun pengambilan keputusan masih
tetap berada padanya. - Kepemimpinan berorientasi pada prestasi
Gaya kepemimpinan ini menetapkan serangkaian tujuan yang menantang
anggotanya untuk berprestasi dan menjadi lebih baik. Pemimpin juga
memberikan keyakinan kepada mereka bahwa mereka mampu melaksanakan
tugas pekerjaan mencapai tujuan secara baik.
Gaya kepemimpinan ini banyak mempengaruhi keberhasilan seorang
pemimpin dalam mempengaruhi perilaku pengikut-pengikutnya. Dalam Thoha
(2008;316) Salah satu gaya kepemimpinan yang dikenal adalah gaya
kepemimpinan situasional yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard.
Kepemimpinan situasional menurut Hersey dan Blanchard adalah didasarkan
pada saling berhubungannya diantara hal hal berikut ini:
a) Jumlah petunjuk dan pengarahan yang diberikan oleh pimpinan,
b) Jumlah dukukan socioemosional yang diberikan oleh pimpinan,
c) Tingkat kesiapan atau kematangan para pengikut yang ditunjukkan dalam
melaksanakan tugas khusus, fungsi atau tujuan tertentu.
