Keberhasilan seorang pemimpin dalam mempengaruhi perilaku
bawahan banyak dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan. Beberapa ahli
mengemukakan pendapat tentang macam-macam gaya kepemimpinan
adalah sebagai berikut:
Gaya kepemimpinan menurut Thoha (2013:49) mengatakan bahwa
gaya kepemimpinan terbagi menjadi dua kategori gaya yang ekstern yaitu:
- Gaya kepemimpinan otokratis, gaya ini dipandang sebagai gaya yang di
dasarkan atas kekuatan posisi dan penggunaan otoritas. - Gaya kepemimpinan demokratis, gaya ini dengan kekuatan personal
dan keikutsertaan para pengikut dalam proses pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan.
Gaya kepemimpinan menurut pendapat Sutikno (2014:35)
mengatakan gaya kepemimpinan atau perilaku kepemimpinan atau sering
disebut Tipe Kepemimpinan. Tipe Kepemimpinan yang luas dikenal dan
diakui keberadaanya adalah sebagai berikut: - Tipe Otokratik
Tipe Kepemimpinan ini menganggap bahwa kepemimpinan adalah hak
pribadinya (pemimpin), sehingga ia tidak perlu berkonsultasi dengan
orang lain dan tidak boleh ada orang lain yang turut campur. Seorang
pemimpin yang tergolong otokratik memiliki serangkaian karakteristik
yang bisanya dipandang sebagai karakteristik yang negatif. Seorang
pemimpin otokratik adalah seorang yang egois. Seorang pemimpin
otokratik akan menunjukan sikap yang menonjolkan keakuannya, dan
selalu mengabaikan peranan bawahan dalam proses pengambilan
keputusan, tidak mau menerima saran dan pandangan bawahannya. - Tipe Kendali Bebas atau Masa Bodo (Laisez Faire)
Tipe kepemimpinan ini merupakan kebalikan dari tipe kepemimpinan
otokratik. Dalam kepemimpinan tipe ini sang pemimpin biasanya
menunjukkan perilaku yang pasif dan seringkali menghindar diri dari
tanggung jawab. Seorang pemimpin yang kendali bebas cenderung
memilih peran yang pasif dan membiarkan organisasi berjalan menurut
temponya sendiri. Disini seorang pemimpin mempunyai keyakinan
bebas dengan memberikan kebebasan yang seluas-luasnya terhadap
bawahan maka semua usahanya akan cepat berhasil. - Tipe Paternalistik
Persepsi seorang pemimpin yang paternalistik tentang perannya dalam
kehidupan organisasi dapat dikatakan diwarnai oleh harapan bawahan
kepadanya. Harapan bawahan berwujud keinginan agar pemimpin
mampu berperan sebagai bapak yang bersifat melindungi dan layak
dijadikan sebagai tempat bertanya dan untuk memperoleh petunjuk,
meberikan perhatian terhadap kepentingan dan kesejahteraan
bawahannya. Pemimpin yang paternalistik mengharapkan agar
legitimasi kepemimpinannya merupakan penerima atas peranannya
yang dominan dalam kehidupan organisasi. - Tipe Kharismastik
Seorang pemimpin yang kharismatik memiliki karakteristik khusus
yaitu daya tariknya yang sangat memikat, sehingga mampu
memperoleh pengikut yang sangat besar dan para pengikutnya tidak
selalu dapat menjelaskan secara konkrit mengapa orang tersebut itu
dikagumi. Hingga sekarang, para ahli belum berhasil menemukan
sebab-sebab mengapa seorang pemimpin memiliki kharisma. Yang
diketahui ialah bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya
penarik yang amat besar. - Tipe Militeristik
Pemimpin tipe militeristik berbeda dengan seorang pemimpin
organisasi militer. Pemimpin yang bertipe militeristik ialah pemimpin
dalam menggerakan bawahannya lebih sering mempergunakan sistem
perintah, senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya, dan
senang kepada formalitas yang berlebih-lebihan. Menuntut disiplin
yang tinggi dan kaku dari bawahannya dan sukar menerima kritikan
dari bawahannya. - Tipe Pseudo-demokratik
Tipe ini disebut juga kepemimpinan manipulatif atau semi demokratik.
Tipe kepemimpinan ini ditandai oleh adanya sikap seorang pemimpin
yang berusaha mengemukkan keinginan-keinginannya dan setelah itu
membuat sebuah panitia, dengan berpura-pura untuk berunding tetapi
yang sebenarnya tiada lain untuk mengesahkan saran-sarannya.
Pemimpin seperti ini menjadikan demokrasi sebagai selubung untuk
memperoleh kemenangan tertentu. Pemimpin yang bertipe pseudodemokratik hanya tampaknya saja bersikap demokratik padahal
sebenarnya dia bersikap otokratis. Pemimpin ini menganut demokrasi
semu dan lebih mengarah keapda kegiatan pemimpin yang otoriter
dalam bentuk yang halus, samar-samar. - Tipe Demokratik
Tipe Demikratik adalah tipe pemimpin yang demokratis, dan bukan
karena dipilihnya pemimpin secara demokratis. Tipe kepemimpinan
dimana pemimpin selalu bersedia menerima dan menghargai saransaran, pendapat dan nasehat dari stag dan bawahan, melalui forum
musyawarah untuk mencapai kata sepakat. Kepemimpinan demokratik
adalah kepemimpinan yang aktif, dinamis, dan terarah. Kegiatankegiatan pengendalian dilaksanakan secara tertib dan bertanggung
jawab. Pembagian tugas disertai pelimpahan wewenang dan tanggung
jawab yang jelas, memungkinkan setiap anggota berpartisipasi secara
aktif
