e-Leadership


Leadership atau kepemimpinan tidak terbatas hanya pada suatu kedudukan
atau pekerjaan; kepemimpinan mencakup wawasan yang lebih luas. Untuk
menjadi seorang pemimpin seseorang perlu memiliki visi dan imajinasi.
Burke (2008) mendefinisikan kepemimpinan sebagai “….. the ability to bring
people, tools and resources together to solve problems and achieve results”.
Di era global sekarang ini, seorang pemimpin perlu melangkah lebih jauh,
mampu membawa SDM yang dipimpinnya bersama-sama melintas bangsa,
geografis, budaya dan batasan-batasan lainnya, dengan memanfaatkan
teknologi informasi untuk mencapai tujuan lembaga seolah. Kepemimpinan
semacam inilah yang disebut e-Leadership.
e-Leadership adalah suatu istilah yang menyandingkan “e” sebagai simbol
bagi hal-hal yang berkaitan dengan elektronik, internet, atau dunia digital
dengan “leadership” (kepemimpinan) yang bermakna kemampuan seseorang
untuk menggerakkan atau mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya
dalam rangka mencapai tujuan organisasi (Kasali, 2008).e-Leadership adalah
kepemimpinan yang menggabungkan konsep yang telah ada pada saat ini
yaitu kepemimpinan dengan perkembangan teknologi. Menurut Budvytyte
(2006) menyatakan bahwa e-Leadership terdiri dari 2 elemen dasar: teknologi
dan kepemimpinan.