Keith Davis dalam Mangkunegara (Mangkunegara, 2014, hal. 67)
mengatakan bahwa pencapaian kinerja dapat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu
faktor kemampuan (ability) dan faktor motivasi (Motivation). Sebagaimana
dijelaskan sebagai berikut:
- Faktor Kemampuan
Secara psikologis kemampuan (ability) pegawai terdiri dari kemampuan
potensi (IQ) dan kemampuan realita (knowledge dan skill). Yang berarti pegawai
yang IQ nya diatas rata-rata (IQ 110-120) dengan pendidikan yang cukup untuk
jabatannya dan terampil dalam menjalankan tugas sehari-hari, maka akan lebih
mudah dalam mencapai kinerja yang diharapkan. Oleh karena itu, pegawai harus
ditempatkan pada pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya (the right man on
the right place, the right man on the right job). - Faktor Motivasi
Sikap seorang pegawai dalam menghadapi situasi kerja akan membentuk
motivasi. Motivasi merupakan kondisi yang mampu menggerakkan diri seorang
karyawan untuk mengarah pada pencapaian tujuan kerja. Sikap mental yang
mendorong seseorang untuk berusaha mencapai potensi kerja secara maksimal.
Yang berarti seorang karyawan sudah paham betul apa yang menjadi target dan
tujuan utama yang harus dicapai dengan situasi kerja.
