Menurut Jones, 2012 (dalam Sumiyati dan Fauzan, 2014) komitmen organisasi
berhubungan dengan perasaan dan keyakinan karyawan tentang organisasi tempat dia
bekerja secara keseluruhan. Ada dua dimensi komitmen organisasi yaitu:
- komitmen afektif, yaitu komitmen pada saat karyawan tersebut masuk menjadi
anggota suatu organisasi, senang, percaya, dan merasa baik berada di organisasi
terebut dan akan melakukan yang terbaik unutk organisasi. - Komitmen continuance, ketika karyawan sudah tidak memiliki komitmen dan
keinginan yang besar untuk berada di suatu organisasi tetapi mereka memikirkan
penghasilan yang ditinggalkan terlalu besar seperti (kehilangan senioritas,
keamanan kerja, pensiun, tunjangan kesehatan, dan sebagainya)
