Tujuan dan Kegunaan Penilaian Kinerja


Menurut Rivai dan Sagala dalam Widodo dan Sukoco (2016:107), terdapat
pokok tujuan dari penilaian kinerja, yaitu :

  1. Manajer memerlukan evaluasi yang objektif terhadap kinerja
    karyawan pada masa lalu yang digunakan untuk membuat keputusan
    di bidang SDM di masa yang akan datang.
  2. Manajer memerlukan alat yang memungkinkan untuk membantu
    karyawannya memperbaiki kinerja, merencanakan pekerjaan,
    mengembangkan kemampuan dan keterampilan untuk pengembangan
    karir dan memperkuat kualitas hubungan antar manajer yang
    bersangkutan dengan karyawannya.
    Menurut Marwansyah dalam Widodo dan Sukoco (2016:107), secara lebih
    spesifik kegunaan sistem penilaian kinerja adalah sebagai berikut :
  3. Sebagai dasar pengambilan keputusan untuk :
    a. Mempromosikan pekerja yang berprestasi
    b. Menindak pekerja yang kurang atau tidak berprestasi
    c. Melatih, memutasikan, atau mendisiplikan pekerja
    d. Memberikan atau menunda kenaikan imbalan/jasa
  4. Sebagai kriteria untuk melaksanakan validasi tes atau menguji
    keabasahan sebuah alat tes.
  5. Memberikan umpan balik kepada para karyawan, sehingga penilaian
    kinerja dapat berfungsi sebagai wahana pengembangan pribadi dan
    pengembangan karir.
  6. Dapat membantu penentuan tujuan program pelatihan
  7. Dapat membantu mendiagnosis masalah-masalah organisasi.