Selanjutnya loyalitas tercipta dari faktor faktor berikut yang
dikemukakan oleh Endang & Dewi (2016) dan Runtu (2014) :
- Karakteristik pribadi, meliputi : tingkat pendidikan, usia, sifat
yang dimiliki, jenis kelamin, prestasi dan ras yang sudah dimiliki. - Karakteristik pekerjaan, meliputi : identifikasi tugas, stres kerja,
job enrichment, tantangan kerja, kesempatan untuk berinteraksi sosial
dan kecocokan tugas. - Karakteristik desain perusahaan/organisasi, meliputi : tingkat
formalitas, tingkat keikutsertaan dalam pengambilan keputusan,
sentralisasi, - Pengalaman yang diperoleh dalam perusahaan/organisasi,
meliputi : internalisasi individu terhadap perusahaan meliputi rasa
percaya terhadap perusahaan, merasakan adanya kepuasaan pribadi
terhadap perusahaan, sikap positif terhadap perusahaan, rasa percaya
terhadap perusahaan.
Selain itu dikemukakan juga beberapa faktor – faktor yang dapat
memberi pengaruh terhadap loyalitas karyawan, oleh Runtu (2014)
mengemukakan bahwa loyalitas karyawan akan benar-benar berdampak
jika organisasi memiliki komunikasi yang efektif. Selain itu menurut
Runtu (2014) mengatakan penurunan loyalitas umunya disebabkan oleh
adanya rasa tidak percaya dari karyawan terhadap kebijakan dan
keputusan organisasi, buruknya komunikasi dan aliran informasi
internal, serta gaya kepemimpinan dalam organisasi. Oleh karena itu,
menurut Runtu (2014) pula loyalitas harus dibentuk dengan
kepemimpinan dalam organisasi, pengelolaan budaya dan pengelolaan
struktur. Loyalitas timbul dalam organisasi dimana anggotanya
memiliki kepercayaan bahwa dalam tujuan organisasi, anggota juga
dapat mencapai tujuan mereka.
