Pengendalian kualitas


Pengendalian kualitas secara keseluruhan dapat diartikan sebagai usaha dalam sistem
atau strategi yang menjaga standar kualitas yang diinginkan. Ini dicapai melalui
penggunaan umpan balik terhadap karakteristik produk/jasa dan implementasi langkahlangkah perbaikan, dengan tujuan mengembangkan sifat-sifat yang selaras dengan
standar yang telah ditetapkan. (Nuryanto, 2018). Menurut Endi dkk.,(2019),
pengendalian kualitas bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan dari
proses produksi mencapai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, pengendalian
kualitas juga berusaha untuk mengurangi biaya inspeksi menjadi seefisien mungkin,
serta mengoptimalkan biaya desain produk dan proses dengan penerapan tingkat
kualitas tertentu. Selanjutnya, pengendalian kualitas juga berupaya untuk
meminimalkan biaya produksi agar dapat berjalan secara efisien. Sedangkan faktorfaktor yang mempengaruhi pengendalian kualitas meliputi kemampuan proses,
ketetapan standar yang telah ditetapkan, tingkat toleransi terhadap ketidaksesuaian yang
masih dapat diterima, serta biaya kualitas