Menurut Umami (2010), kepatuhan kepada otoritas atau peraturan terjadi
jika perintah dilegitimasi dalam konteks norma dan nilai-nilai kelompok. Adapun
indikator kepatuhan dalam bentuk perilaku yang dapat diamati yaitu:
- Konformitas (conformity). Konformitas adalah suatu jenis pengaruh sosial
dimana individu mengubah sikap dan tingkah laku mereka agar sesuai dengan
norma sosial yang ada. - Penerimaan (compliance). Penerimaan adalah kecenderungan orang mau
dipengaruhi oleh komunikasi persuasif dari orang yang berpengetahuan luas atau
orang yang disukai. Dan juga merupakan tindakan yang dilakukan dengan
senang hati karena percaya terhadap tekanan atau norma sosial dalam kelompok
atau masyarakat. - Ketaatan (obedience). Ketaatan merupakan suatu bentuk perilaku menyerahkan
diri sepenuhnya pada pihak yang memiliki wewenang, bukan terletak pada
kemarahan atau agresi yang meningkat, tetapi lebih pada bentuk hubungan
mereka dengan pihak yang berwenang
