Indikator produktivitas kerja karyawan 

Produktivitas yang meningkat akan memudahkan perusahaan
mencapai tujuan yang inginkan. Oleh karena itu perusahaan harus
memperhatikan dengan baik produktivitas kerja karyawan.
Untuk mengetahui produktivitas kerja karyawan meningkat
atau tidak diperlukan penilaian produktivitas. Penilaian produktivitas
dapat dilakukan dengan melihat beberapa indikator.
Menurut Burhanuddin Yusuf (2015) produktivitas dapat diukur
melalui beberapa faktor yaitu sebagai berikut:
1. Pengetahuan, konsep pengetahuan lebih berorientasi pada
inteligensi, daya pikir dan penguasaan ilmu. Pengetahuan
merupakan akumulasi hasil proses pendidikan baik yang diperoleh
secara formal maupun non – formal yang memberikan kontribusi
pada seseorang didalam pemecahan masalah, termasuk dalam
melakukan atau menyelesaikan pekerjaan, sehingga seorang
karyawan diharapkan mampu melakukan pekerjaan secara
produktif.
2. Keterampilan, yaitu kemampuan dan penguasaan teknis
operasional mengenai bidang tertentu yang bersifat kekaryaan.
Keterampilan berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk
melakukan atau menyelesaikan pekerjaan yang bersifat teknis.
Dengan kemampuan yang dimiliki seorang karyawan diharapkan
mampu menyelesaikan pekerjaan secara produktif.
3. Kemampuan, konsep ini jauh lebih luas karena dapat mencakup
sejumlah kompetensi. Pengetahuan dan keterampilan termasuk
faktor pembentuk kemauan.
4. Sikap, merupakan suatu kebiasaan yang dimiliki pola. Pola tersebut
memiliki implikasi positif dalam hubungan dengan perilaku kerja
seseorang. Perilaku manusia ditentukan oleh sikap – sikap yang
telah tertanam dalam diri karyawan sehingga dapat mendukung
kerja yang efektif.
Menurut Edy Sutrisno (2017), indikator produktivitas antara lain :
1. Kemampuan
2. Meningkatkan hasil yang dicapai
3. Semangat kerja
4. Pengembangan diri
5. Mutu
6. Efisiensi