Indikator Produktivitas Kerja

Produktivitas merupakan bagian terpenting dalam menentukan
keberhasilan perusahaan dalam menjalankan kegiatannya. Produktivitas kerja
karyawan dapat diukur dengan penilaian yang signifikan dengan berbagai macam
metode penilaiannya, yaitu dapat dilihat dari cara mencapai target dan tujuan
perusahaan. Produktivitas kerja karyawan merupakan keluaran (output) yang
dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas jumlah barang atau jasa, berdasarkan
waktu standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Produktivitas kerja karyawan
dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, contohnya motivasi kerja karyawan,
disiplin kerja karyawan, mental dan kemampuan fisik karyawan. Menurut Edy
Sutrisno (2017), indikator produktivitas antara lain :
1. Kemampuan
Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan tugas. Kemampuan seorang
karyawan sangat bergantung pada ketrampilan yang dimiliki serta profesionalisme
mereka dalam bekerja.
2. Meningkatkan hasil yang dicapai
Berusaha meningkatkan hasil yang dicapai. Hasil merupakan salah satu yang
dapat dirasakan baik oleh yang mengerjakan maupun yang menikmati hasil kerja
tersebut. Jadi upaya untuk memanfaatkan produktivitas kerja bagi masing-masing
yang terlibat dalam suatu pekerjaan.
3. Semangat kerja
Upaya lebih baik dari hari kemarin. Indikator ini sesuai dengan etos kerja dan
hasil yang dicapai dalam satu hari kemudian dibandingkan dengan hari
sebelumnya.
4. Pengembangan diri
Senantiasa membangun diri untuk meningkatkan kemampuan kerja.
Pengembangan diri dapat dilakukan dengan melihat tantangan dan harapan apa
yang akan dihadapi.
5. Mutu
Mutu merupakan hasil pekerjaan yang dapat menunjukkan kualitas kerja seorang
karyawan. Jadi meningkatkan mutu bertujuan untuk memberikan hasil yang
terbaik yang pada gilirannya akan sangat berguna bagi perusahaan dan dirinya
sendiri.
6. Efisiensi
Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang
digunakan. Masukan dan keluaran merupakan aspek produktivitas yang
memberikan pengaruh yang cukup signifikan.