Tahap – Tahap Pengembangan Karier

Dessler (2000:35) mengemukakan adanya tahap-tahap pengembangan
karier yang dilalui individu dalam kehidupan kerjanya, yaitu :
a. Tahap penjelajahan. Tahap ini terjadi pada periode usia 15 – 24 tahun.
Individu secara serius menjelajahi berbagai alternatif kedudukan, berusaha
untuk mencocokkan alternatif-alternatif ini dengan minat dan
kemampuannya, serta mencoba memulai suatu pekerjaan.
b. Tahap penetapan
1) Subtahap percobaan. Tahap ini berlangsung pada usia 25 – 30 tahun.
Individu menetapkan bidang pilihan yang cocok, dan jika tidak cocok
berusaha mengubahnya.
2) Subtahap pemantapan. Tahap ini berlangsung pada usia 30 – 40.
Selama periode ini, tujuan kedudukan perusahaan ditetapkan dan
perencanaan karier yang lebih eksklusif dijalankan untuk menetapkan
urutan bagi pemenuhan tujuan-tujuan tersebut.
3) Subtahap krisis pertengahan karier. Tahap ini berlangsung pada usia
40-an. Selama periode ini orang sering membuat penilaian baru yang
besar atas kemajuan mereka sehubungan dengan ambisi dan tujuan
awal karier mereka.
c. Tahap pemeliharaan. Tahap ini terjadi pada periode usia 40-65 tahun. Pada
periode ini, individu memelihara tujuannya dalam dunia kerja.
d. Tahap kemerosotan. Tahap ini disebut juga usia pensiun, di mana individu
menghadapi prospek harus menerima berkurangnya level kekuasaan dan
tanggung jawab.