Menurut Hadi (2018) Tanggung jawab sosial perusahaan
(CSR) adalah tentang bagaimana perusahaan mengelola proses
bisnis untuk menghasilkan dampak positif secara keseluruhan pada
masyarakat. Menurut Rusdianto (2017) Corporate Social
Responsibility adalah Tanggung jawab suatu organisasi atas dampak
dari keputusan dan aktivitasnya terhadap masyarakat dan
lingkungan, melalui perilaku yang transparan dan etis, yang:
konsisten dengan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan
masyarakat; memperhatikan kepentingan dari para stakeholder
sesuai hukum yang berlaku dan konsisten dengan norma-norma
internasional, terintegrasi di seluruh aktivitas organisasi, dalam
pengertian ini meliputi baik kegiatan, produk maupun jasa.
Ranah tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social
Responsibility) mengandung dimensi yang sangat luas dan
kompleks. Disamping itu, tanggung jawab sosial juga mengandung
interprestasi yang sangat berbeda, terutama dikaitkan dengan
kepentingan pemangku kepentingan (stakeholders). Untuk itu,
dalam rangka memudahkan pemahaman dan penyederhanaan,
banyak ahli mencoba menggaris-bawahi prinsip dasar yang
terkandung dalam tanggung jawab sosial (Hadi, 2014).
Hadi (2018) mengurai prinsip-prinsip tanggung jawab sosial
perusahaan (Corporate Social Responsibility) menjadi tiga yaitu :
1. Sustainability (Kelangsungan) berkaitan dengan bagaimana
perusahaan dalam melakukan aktivitas tetap memperhitungkan
keberlanjutan sumberdaya di masa depan. Keberlanjutan juga
memberikan arahan bagaimana penggunaan sumberdaya
sekarang tetap memperhatikan dan memperhitungkan
kemampuan generasi masa depan. Dengan demikian,
sustainbility berputar pada keberpihakan dan upaya bagaimana
society memanfaatkan sumberdaya agar tetap memperhatikan
generasi masa datang.
2. Accountability (Akuntabilitas) merupakan upaya perusahaan
terbuka dan bertanggung-jawab atas aktivitas yang telah
dilakukan. Akuntabilitas dibutuhkan, ketika aktivitas perusahaan
mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungan eksternal.
3. Transparancy (Transparansi) merupakan prinsip penting bagi
pihak eksternal. Transparansi bersinggungan dengan pelaporan
aktivitas perusahaan berikut dampak terhadap pihak eksternal.
Dan transparansi merupakan satu hal yang amat penting bagi
pihak eksternal, berperan untuk mengurangi asimetri informasi,
kesalahpahaman, khususnya informasi dan pertanggungjawaban
berbagai dampak lingkungan.
