Terdapat dua dasar keunggulan bersaing, yaitu keunggulan biaya dan
diferensiasi. Keunggulan bersaing merupakan inti dari setiap strategi bersaing
seperti yang telah diungkapkan oleh Dirgantoro (2011:95), “Adapun
keuggulan bersaing berkembang dari nilai yang diciptakan perusahaan untuk
pembelinya yang melebihi biaya perusahaan dalam menciptakannya. Nilai
adalah apa yang pembeli bersedia bayar”.
Untuk mencapai keunggulan biaya, sebuah perusahaan harus siap
menjadi produsen berbiaya rendah dalam industrinya. Perusahaan harus
memiliki cakupan yang luas dan melayani banyak segmen, bahkan beroperasi
di dalam industri terkait. Sumber tersebut mungkin mencakup : pengerjaan
skala ekonomi, teknologi milik sendiri, akses kebahan mentah dan lain-lain
bila perusahaan dapat mencapai dan mempertahankan keunggulan biaya,
maka akan menjadi perusahaan dengan kinerja rata-rata didalam industri asal
dapat menguasai harga atau dekat rata-rata industri.
