Aspek-AspekKoping Stress (skripsi, tesis, dan disertasi)

Lazarus dan Folkman (dalam Sarafino, 1997) secara umum membedakanbentuk dan fungsikopingdalam dua klasifikasi yaitu sebagai berikut:a.Kopingyang berfokus pada masalah (problem-focused coping)adalahstrategi untuk penanganan stress ataukopingyang berpusat pada sumbermasalah, individu berusaha langsung menghadapi sumber masalah,

 mencari sumber masalah, mengubah lingkungan yang menyebabkan stressdan berusaha menyelesaikannya sehingga pada akhirnya stress berkurangatau hilang.Demi mengurangi stressor individu akan mengatasi denganmempelajari cara-cara atau keterampilan-keterampilan yang baru. Individuakan cenderung menggunakan strategi ini bila dirinya yakin akan dapatmengubah situasi karena individu secara aktif mencari penyelesaian darimasalah untuk menghilangkan kondisi atau situasi yang menimbulkanstress. Strategi ini akan cenderung digunakan seseorang jika dia merasadalam menghadapi masalah dia mampu mengontrol permasalahan itu.b.Kopingyang berfokus pada emosi (emotion-focused coping) adalahstrategi penanganan stress dimana individu memberi respon terhadapsituasi stress dengan cara emosional. Digunakan untuk mengatur responemosional terhadap stress. Pengaturan ini melalui perilaku individubagaimana meniadakan fakta-fakta yang tidak menyenangkan. Bilaindividu tidak mampu mengubah kondisi yang menekan individu akancenderung untuk mengatur emosinya dalam rangka penyesuaian diridengan dampak yang akan ditimbulkan oleh suatu kondisi atau situasiyang penuh tekanan. Individu akan cenderung menggunakan strategi inijika dia merasa tidak bisa mengontrol masalah yang ada.Berawal dari pendapat yang dikemukakan Lazarus mengenai tipekopingstres, suatu studi lanjutan dilakukan oleh Folkman (dalam Smet,2000) mengenaivariasi dari kedua strategi terdahulu, yaitufokus pada masalahdanfokus pada
 emosi. Hasil studi tersebut menunjukkan adanya delapan bentukkopingyangmuncul, yaitu :1.fokus pada masalah, antara lain;a.Rencana penyelesaianmasalah,menggambarkan usaha pemecahanmasalah dengan tenang dan berhati-hati disertai dengan pendekatananalisis untuk pemecahan masalah.b.Mengatasi bersama,menggambarkan reaksi agresif untuk mengubahkeadaan, yang menggambarkan pula derajat kebencian danpengambilan resiko.c.Mencari dukungan sosial,menggambarkan usaha untuk mencaridukungan dari pihak luar, baik berupa informasi, bantuan nyatamaupun dukungan emosional.2.Fokus pada emosia.menjauhi,menggambarkan reaksi melepaskan diri atau berusahatidak melibatkan diri dalam permasalahan, disamping menciptakanpandangan-pandangan yang positif.b.Kontrol diri,menggambarkan usaha-usaha untuk meregulasiperasaan maupun tindakan.c.Menerima tanggung jawab,yaitu usaha-usaha untuk mengakui perandirinya dalampermasalahan yang dihadapi dan mencoba untukmendudukkan segala sesuatu dengan benar sebagaimana mestinya.d.Melarikan diri,menggambarkan reaksi berkhayal dan usahamenghindar atau melarikan diri dari masalah yang sedang dihadapi.
 e.Penilaian positif,menggambarkan usaha untuk menciptakan maknayang positif dengan memusatkan pada pengembangan personal danjuga melibatkan hal-hal yang bersifat religius