Teori Pertumbuhan (skripsi dan tesis)

Adam Smith Dalam bukunya yang berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) Adam Smith mengemukakan tentang 13 bagaimana proses petumbuhan ekonomi dalam jangka panjang secara sistematis. Proses pertumbuhan ekonomi menurut Smith dapat dibedakan dalam dua aspek utama pertumbuhan ekonomi, yaitu: (1) Pertumbuhan output total; (2) Pertumbuhan penduduk (Arsyad, 1997). 1. Pertumbuhan Output Total Umur pokok dari sistem produksi suatu negara menurut smith ada tiga, yaitu; a. Sumberdaya alam yang tersedia Sumberdaya alam yang tersedia merupakan wadah yang paling mendasar dan kegiatan produksi suatu masyarakat. Jumlah sumberdaya yang tersedia merupakan “batas maksimum” bagi pertumbuhan suatu perekonomian. Pertumbuhan output akan berhenti jika semua sumberdaya alam tersebut telah digunakan secara terus menerus. b. Sumberdaya insani atau jumlah penduduk Sumberdaya insani atau jumlah penduduk mempunyai peranan yang pasif dalam proses pertumbuhan output. Maksudnya, jumlah penduduk akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan akan tenaga kerja dari suatu masyarakat. c. Stok barang modal yang ada Stok modal merupakan unsur produksi yang secara aktif menentukan tingkat output. Perannya sangat sentral dalam proses pertumbuhan output. Kumlah dan tingkat pertumbuhan output tergantung pada laju pertumbuhan stok modal. Dalam prosesnya, pertumbuhan ekonomi akan semakin terpacu dengan adanya sistem pembagian kerja antar pelaku ekonomi. Pembagian kerja merupakan titik sentral pembahasan dalam teori Adam Smith, dalam upaya meningkatkan produktivitas tenaga kerja. 2. Pertumbuhan Penduduk Jumlah penduduk yang meningkat jika tingkat upah yang berlaku lebih tinggi daripada tingkat upah subsistem atau tingkat upah yang paspasan untuk hidup. Jumlah penduduk akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan akan angkatan kerja yang bekerja dari masyarakat.