Pendidikan (skripsi dan tesis)

Menurut UU No. 20 Tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar
peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spirirtual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, dan
negara. Dengan kata lain, pendidikan adalah suatu modal utama seseorang

untuk mendapatkan pekerjaan. Seseorang yang memiliki pendidikan tinggi
cenderung memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan
seseorang yang tidak berpendidikan. Jadi, semakin tinggi pendidikan
seseorang, semakin tinggi pula pendapatan yang diterima.
Dalam teori human capital, modal manusia merupakan salah satu modal
yang dapat disejajarkan dengan modal fisik dan sumber daya alam dalam
menghasilkan output di suatu wilayah. Semakin tinggi tingkat pendidikan
yang dicapai seseorang maka produktivitas orang tersebut akan semakin
tinggi.
Dalam mengukur kualitas sumber daya manusia terdapat beberapa
indikator yang bisa digunakan, salah satunya adalah dengan melihat Indeks
Pendidikan (IP). Indeks Pendidikan merupakan angka rata-rata tahun yang
dihabiskan penduduk produktif untuk menempuh pendidikan formal. Sesuai
standar UNDP, batas minimum untuk IP suatu daerah adalah 15 tahun atau
setara dengan jenjang diploma atau universitas. Peningkatan pendidikan
sekolah akan meningkatkan kualitas suatu daerah, sehingga dengan adanya
peningkatan kualitas suatu daerah mengakibatkan pendapatan suatu daerah
juga meningkat. Maka dari itu, perlu adanya peningkatan sumber daya
manusia di wilayah DIY agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Menurut Sukirno (2004) menjelaskan bahwa pendidikan merupakan satu
investasi yang sangat berguna untuk pembangunan ekonomi. Individu yang
memperoleh pendidikan tinggi cenderung memperoleh pendapatanyang lebih

tinggi dibandingkan dengan tidak berpendidikan. Semakin tinggi pendidikan,
semakin tinggi pula pendapatan yang diperoleh.
Peningkatan dalam pendidikan memberi beberapa manfaat dalam
mempercepat pertumbuhan ekonomi yaitu manajemen perusahaan-perusahaan
modern yang dikembangkan semakin efisien, penggunaan teknologi modern
dalam kegiatan ekonomi dapat lebih cepat berkembang, pendidikan yang lebih
tinggi meningkatkan daya pemikiran masyarakat.
Menurut Todaro (dalam Aini, 2008:20) pendidikan memang memiliki
pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui 6 cara yaitu:
1. Meningkatnya secara umum kualitas angkatan kerja melalui penanaman
pengetahuan kerja dan keterampilan.
2. Meningkatnya mobilitas tenaga kerja dan mempromosikan pembagian
kerja.
3. Memungkinkannya penyerapan infomasi baru secara lebih cepat dan
penerapan proses baru dan input yang kurang dikenal menjadi lebih
efisien.
4. Menghilangkan hambatan-hambatan sosial dan kelembagaan bagi
pertumbuhan ekonomi.
5. Beraninya wirausahawan untuk mempromosikan tanggung jawab
individual, kemampuan organisasional, mengambil resiko yang moderat
dan merencanakan dalam jangka panjang.
6. Meningkatnya kemampuan manajemen menjadi lebih, sehingga alokasi
sumber daya menjadi lebih efisien