Aglomerasi (skripsi dan tesis)

Aglomerasi adalah konsentrasi spasial dari aktvitas ekonomi di kawasan perkotaan karena “penghematan akibat lokasi yang berdekatan (economies of proximity) yang diasosiasikan dengan kluster spasial dari perusahaan, para pekerja, dan konsumen. Dengan mengacu pada teori tersebut, bisa disimpulkan bahwa aglomerasi merupakan konsentrasi dari aktivitas ekonomi dan penduduk yang mempunyai efek spasial yang muncul karena penghematan yang diperoleh akibat lokasi yang berdekatan (Kuncoro, 2011). Terkonsentrasinya berbagai industri pada satu lokasi yang membawa keuntungan diantaranya adanya saling membutuhkan produk di antara berbagai industri, kemungkinan telah tersedianya fasilitas seperti listrik, air, perbengkelan, pemondokan, dan lain-lain. Selain itu juga tersedianya tenaga kerja yang yang terlatih dan fasilitas-fasilitas yang dapat menurunkan biaya produksi. Terjadinya proses aglomerasi dapat digambarkan dengan kurva isodapan sebagai berikut. Jika titik T adalah tempat atau lokasi dengan biaya transportasi terendah (minimum transportation cost), maka dapat digambarkan kurva isodapan pada titik-titik di luar T. Isodapan tersebut menggambarkan deviasi biaya yang sama besar dari titik T. Adanya perbedaan biaya dari salah satu kurva tersebut dari titik T sama dengan keuntungan non transportasi dari suatu tempat alternatif maka kurva tersebut dinamakan isodapan kritis. Keuntungan non transportasi yang diperoleh yaitu: (1) buruh yang mudah didapat (2) upah buruh yang lebih murah, dan yang terakhir (3) lebih tersedia fasilitas pendukung. Ahli ekonomi Hoover mengklasifikasikan ekonomi aglomerasi menjadi 3 jenis yaitu large scale economies merupakan keuntungan yang diperoleh perusahaan karena membesarnya skala skala produksi perusahaan tersebut pada suatu lokasi, localization economies merupakan keuntungan yang diperoleh bagi semua perusahaan dalam industri yang sama dalam suatu lokasi dan urbanization economies merupakan keuntungan bagi semua industri pada suatu lokasi yang sama sebagai konsekuensi membesarnya skala ekonomi (penduduk, pendapatan, output, atau kemakmuran) dari lokasi tersebut. (Sodik, dkk 2007).