Komunikasi pemasaran memiliki tiga tujuan utama, yaitu untuk menyebarluaskan informasi (komunikasi informative), mempengaruhi untuk melakukan pembelian atau menarik konsumen (konsumen persuasive), dan meningkatkan khayalak untuk melakukan pembelian ulang (komunikasi mengingatkan kembali). Menurut Kotler dan Keller (2007) dalam buku manajemen pemasaran jilid satu, “komunikasi pemasaran dapat berkontribusi pada ekuitas merek dengan membangun merek dalam ingatan dan menciptakan citra merek”. Akan ada imbalan dari kegiatan komunikasi yang dilakukan perusahaan yakni membantu dalam menciptakan ekuitas merek. Komunikasi pemasaran dapat membantu dalam menciptakan ekuitas merek, sehingga memberikan nilai bagi produk dan merek di benak konsumen. (Kotler,dkk 2007:204)
