Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif (skripsi dan tesis)

Menurut Simamora ( 2003 : 6) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumtif yaitu:
a. Faktor Kebudayaan
Faktor kebudayaan mempunyai pengaruh yang paling luas dan paling
dalam terhadap perilaku konsumtif. Pemasar harus memahami peran yang
dimainkan oleh kultur, subkultur, dan kelas sosial pembeli.
1) Kultur, adalah faktor penentu paling pokok dari keinginan dan perilaku
seseorang
2) Subkultur, tiap kultur mempunyai subkultur yang lebih kecil, atau kelompok
orang dengan sistem nilai yang sama berdasarkan pengalaman dan situasi
hidup yang sama.
3) Kelas sosial, adalah susunan yang relatif permanen dan teratur dalam suatu
masyarakat yang anggotanya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang
sama.
b. Faktor Sosial
Perilaku konsumtif juga akan dipengaruhi oleh faktor sosial seperti
kelompok kecil, keluarga, peran, dan status sosial dari konsumen
1) Kelompok, ada yang disebut dengan kelompok primer yaitu dimana
anggotanya adalah berinteraksi secara tidak formal seperti keluarga, teman
dan sebagainya. Adapula yang disebut dengan kelompok sekunder, yaitu
seseorang berinteraksi secara formal tetapi tidak reguler. Contohnya adalah
organisasi
2) Keluarga, adalah dua atau lebih orang yang dipersatukan oleh hubungan
darah, pernikahan ataupun adops, yang hidup bersama. Anggota keluarga
pembeli dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku pembeli
3) Peran dan status, posisi seseorang dalam suatu kelompok dapat ditentukan
dari segi peran dan status. Tiap peran membawa status yang mencerminkan
penghargaan umum oleh masyarakat.
c. Faktor Pribadi
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi
seperti umur dan tahap daur-hidup pembeli, jabatan, keadaan ekonomi, gaya
hidup, kepribadian, dan konsep diri pembeli yang bersangkutan.
1) Usia dan tahap daur hidup, orang akan mengubah barang dan jasa yang
mereka beli sepanjang hidup mereka. Kebutuhan dan selera seseorang akan
berubah sesuai dengan usia.
2) Pekerjaan, pekerjaan seseorang akan mempengaruhi barang dan jasa yang
dibelinya.
3) Keadaan ekonomi, keadaan ekonnomi akan sangat mempengaruhi pilihan
produk.
4) Gaya hidup, gaya hidup seseorang menunjukkan pola kehidupan orang yang
bersangkutan yang tercermin dalam kegiatan, minat, dan pendapatnya.
5) Kepribadian dan konsep diri, tiap orang mempunyai kepribadian yang khas
dan ini akan mempengaruhi perilaku pembeliannya
d. Faktor Psikologis
Pada suatu saat tertentu seseorang mempunyai banyak kebutuhan baik
yang bersifat biogenik maupun biologis. Pilihan pembelian seseorang juga
dipengaruhi oleh faktor psikologis yang utama, yaitu motivasi, persepsi, proses
pembelajaran, serta kepercayaan dan sikap.
1) Motivasi, kebanyakan dari kebutuhan-kebutuhan yang ada tidak cukup kuat
untuk memotivasi seseorang untuk bertindak pada suatu saat tertentu. Suatu
kebutuhan akan berubah jadi motif apabila kebutuhan itu telah mencapai
tingkat tertentu
2) Persepsi, adalah proses dimana individu memilih, merumuskan, dan
menafsirkan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang
berarti mengenai dunia.
3) Kepercayaan dan sikap¸ melalui tindakan dan proses pembelajaran, orang
akan mendapatkan kepercayaan dan sikap yang kemudian mempengaruhi
perilaku pembeli
Menurut Engel dkk ( 1994 : 46 ), faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumtif adalah:
a. Pengaruh Lingkungan
1) Budaya, di bagian-bagian dari Afrika Timur, salah satu kutukan terburuk
yang mungkin dihadapi wanita adalah tubuh ramping dan alat bantu untuk
mengurangi berat akan menghadapi pasar yang tidak mau menerima. Ini
adalah contoh yang jelas bagaimana nilai budaya membentuk perilaku
konsumen
2) Kelas sosial, adalah pembagian di dalam masyarakat yang terdiri dari
individu-individu yang berbagi nilai, minat, dan perilaku yang sama
3) Pengaruh Pribadi, sebagai konsumen, perilaku kita kerap dipengaruhi oleh
mereka yang berhubungan erat dengan kita.
4) Keluarga, kerap merupakan unit pengambilan keputusan utama, tentu saja,
dengan pola peranan dan fungsi yang kompleks dan bervariasi
5) Situasi, adalah jelas bahwa perilaku berubah ketika situasi berubah. Kadang
perubahan ini tak menentu dan tidak dapat diramalkan.
b. Perbedaan Individu
1) Sumber daya konsumen, setiap orang membawa tiga sumber daya ke dalam
setiap situasi pengambilan keputusan ( waktu, uang, dan perhatian ).
2) Motivasi dan keterlibatan, psikolog dan pemasar sama-sama selalu
berkepentingan untuk menjelaskan apa yang terjadi bila perilaku yang
diarahkan pada tujuan diberi energi dan diaktifkan. Inilah yang kami
maksudkan dengan motivasi.
3) Pengetahuan, dapat didefinisikan secara sederhana sebagai informasi yang
disimpan di dalam ingatan. Pengetahuan konsumen mencakupi susunan luas
informasi, seperti ketersediaan dan karakteristik produk dan jasa, dimana dan
kapan untuk membeli, dan bagaimana menggunakan produk.
4) Sikap, yaitu suatu evaluasi menyeluruh yang memungkinkan orang berespons
dengan cara menguntungkan atau tidak menguntungkan secara konsisten
berkenaan dengan objek atau alternatif yang diberikan.
5) Kepribadian, Gaya hidup, dan Demografi
Penelitian kepribadian selalu penting di dalam psikologi klinis. Barangkali
hasil terbesar dari era penelitian kepribadian adalah perluasan fokus untuk
mencakupi gaya hidup.
Menurut Kotler ( 1985 : 178 ) faktor utama yang mempengaruhi perilaku
konsumtif adalah:
a. Faktor-faktor Kebudayaan
Faktor-faktor kebudayaan berpengaruh luas dan mendalam terhadap
perilaku konsumen. Kita akan membahas peranan yang dimainkan oleh
kebudayaan, sub-budaya dan kelas sosial pembeli.
1) Kebudayaan, adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang
paling mendasar
2) Sub-budaya, setiap budaya mempunyai kelompok-kelompok sub-budaya
yang lebih kecil, yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang khas untuk
perilaku anggotanya.
3) Kelas sosial, adalah sebuah kelompok yang relatif homogen dan bertahan
lama dalam sebuah masyarakat, yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang,
dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nnilai,minat dan tingkah
laku yang sama.
b. Faktor-faktor Sosial
Perilaku seorang konsumtif juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial,
seperti kelompok referensi keluarga, status dan peranan sosial.
1) Kelompok referensi, adalah kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh
langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang.
2) Keluarga, para anggota keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat
terhadap perilkau pembeli.
3) Peranan dan status, sepanjang kehidupannya seseorang terlibat dalam
beberapa kelompok, yaitu keluarga, klub, organisasi. Kehidupan seseorang
dalam setiap kelompok dapat dijelaskan dalam pengertian peranan dan status
c. Faktor-faktor pribadi
Keputusan seorang pembeli juga dipengaruji oleh ciri-ciri kepribadiannya,
termasuk usia dan daur hidupnya, pekerjaannya, kondisi ekonomi, gaya hidup,
kepribadian dan konsep diri.
1) Pekerjaan, pola konsumsi seseorang juga dipengaruhi oleh pekerjaannya.
2) Keadaan ekonomi, keadaan ekonomi seseorang akan besar pengaruhnya
terhadap pilihan produk.
3) Gaya hidup, orang yang berasal dari sub-budaya kelas sosial, bahkan dari
pekerjaan yang sama, mungkin memiliki gaya hidup yang berbeda. Gaya
hidup adalah pola hidup seseorang dalam dunia kehidupan sehari-hari yang
dinyatakan dalam kegiatan, minat dan pendapat (opini) yang bersangkutan.
4) Kepribadian dan Konsep Diri, setiap orang mempunyai kepribadian yang
berbeda yang akan mempengaruhi perilaku membeli.
d. Faktor Psikologis
Pilihan membeli seseorang juga dipengaruhi oleh empat faktor psikologis
utama yaitu: motivasi, persepsi, belajar, kepercayaan dan sikap.
a. Motivasi, suatu kebutuhan menjadi satu dorongan bila kebutuhan itu muncul
hingga mencapai taraf intensitas yang cukup. Motif adalah suatu kebutuhan
yang cukup kuat mendesak untuk mengarahkan seseorang agar supaya
mencari pemuasan terhadap kebutuhan itu.
b. Belajar, sewaktu berbuat mereka akan belajar. Belajar menggambarkan
perubahan dalam perilaku seorang individu yang bersumber dari pengalaman.
c. Kepercayaan dan sikap, suatu kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang
dianut oleh seseorang tentang sesuatu. Sebuah sikap menggambarkan
penilaian kognitif yang baik maupun tidk baik, perasaan-perasaan emosional,
dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap
beberapa obyek atau gagasan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumtif adalah faktor kebudayaan (budaya, sub-budaya, kelas sosial) , faktor
sosial (kelompok, keluarga, peran dan status) , faktor pribadi (usia dan tahap daur
hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri) ,
faktor psikologis (motivasi, persepsi, belajar, kepercayaan dan sikap). Dari faktor
tersebut, peneliti memutuskan untuk memilih faktor motivasi sesuai dengan
permasalahan yang ada di lapangan