Consumer Inertia (skripsi dan tesis)

Inersia adalah cara yang paling efisien ketika individu percaya bahwa mereka yakin dapat mengandalkan pada sumber informasi yang ada untuk mencapai tujuan dalam stabil dan dapat diandalkan lingkungan (Gulati, 1995). Konsumen yang inersia lebih enggan untuk beralih produk meskipun dihadapkan dengan alternatif pilihan yang berbeda oleh penyedia (Liu et al., 2007). Jenis konsumen ini memiliki kecenderungan yang kurang untuk beralih merek dan membuat perilaku niat pembelian ulang mereka dengan cara yang kurang disengaja. Tanpa inersia, konsumen akan beralih ke merek lain yang dapat menawarkan atribut produk lebih baik. Oleh karena itu, faktor consumer inertia digunakan untuk menguji tingkat hubungan dengan repeat purchase intention konsumen. Menurut Solomon (2007:289), inersia mendorong konsumen membuat keputusan membeli tanpa banyak berkontemplasi. Dibandingkan dengan faktorfaktor lain (seperti biaya), inersia cenderung untuk mempengaruhi pelanggan 13 untuk kembali berlangganan di toko. Misalnya, pelanggan dapat menambahkan situs web belanja yang sering dikunjungi ke bookmark browser mereka untuk memfasilitasi akses yang lebih cepat (Anderson dan Srinivasan, 2003). Berdasarkan beberapa pendapat mengenai consumer inertia diatas, maka dapat disimpulkan bahwa consumer inertia merupakan keengganan konsumen untuk beralih produk meskipun dihadapkan dengan alternatif pilihan yang berbeda dan memiliki kecenderungan yang rendah untuk beralih merek. Sehubungan dengan penelitian ini, konsumen inersia dapat memilih untuk tetap bertahan dengan merek smartphone yang sama karena faktor-faktor seperti kenyamanan, keakraban, dan loyalitas terhadap merek yang bersangkutan